FF ~( Untukmu, Ayah )~


:: FF – Untukmu, Appa ::

Cast : Song Soora
and others
Lenght : one shoot
Genre : family
Rate : semua usia

Desclaimer : Ini Fanfic pertama yang aku post (tapi bukan fanfic yang pertama ku buat). Maaf untuk segala kekurangannya
Warning : Typo dimana-mana. Dan efek samping yang bikin mata puyeng,
perut mual dan kejang-kejang dadakan.

Keep RCL ya !!

happy reading guys

All POV is Soora POV

~ lelaki pertama yang aku cintai dalam hidupku adalah engkau, wahai ayah ku ~

“huuffht” aku menghembuskan nafasku. entah sudah yang keberapa kali.. Hari ini aku merasa sangat lelah. ini minggu terakhir aku belajar normal.. Ya, minggu depan adalah hari terakhir ku BERJUANG. karena minggu depan, Ujian Nasional akan segera dilaksanakan..

“eosseo osseyo! eoh? Soora-ah kau sudah
datang? ” sapa salah seorang penyambut tamu ketika aku masuk ke sebuah Restaurant.

Tidak, aku tidak bermaksud untuk makan atau sekedar bersantai ria disini. tapi aku bekerja disini.. Ya, aku bekerja paruh waktu sebagai waitress dan terkadang aku menyanyi juga disini.. Oh iya, perkenalkan! aku song soora.. Halfblood. Setengah manusia setengah malaikat. Setidaknya itu kata eomma ku ^^

“nde Soori eonni!” balasku.

“oh iya, manager Kim menunggu mu diruangannya. dia bilang ada yang ingin bertemu dengan mu” ucap Soori eonni lagi.

“mwo? nugu ?” tanyaku.

“molla. sebaiknya kau cepatlah temui dia”

“nde eonni kamsahamnida” dia hanya tersenyum membalas ucapanku. aku pun langsung menuju keruangan manager Kim..

tok.tok.tok

“masuk!”
aku pun langsung masuk begitu mendengar perintah dari dalam sana.

“annyeonghaseo” aku memberi salam.. Ku lihat Manager Kim duduk disofa nya. dan ku lihat ada juga dua orang lagi yang tak ku kenal..

“nde. annyeonghaseo. silahkan duduk soora-ah” jawab manager Kim.. Aku pun langsung duduk disebelahnya..

“ah, perkenalkan. mereka Soo Man sajangnim dan Kang Young Min sajangnim dari SM Entertainment” ucap manager Kim..

“mwo? SM Entertainment? bukankah itu agensi artis ternama ?” batinku.. Aku sedikit menundukkan kepalaku pada mereka. sekedar memberi salam dan hormat.

“baiklah nona Soora tidak usah berlama-lama.. Maksud kedatangan kami kesini adalah untuk menawarkan anda kerja sama dengan kami.. Kami sangat tertarik dengan bakat anda. Anda memiliki suara yang sangat bagus. dan kami ingin anda
bergabung bersama kami. apakah anda bersedia?” ucap salah satu dari orang berjas rapi itu.

“n..nde?” aku bingung. apakah maksud mereka menawarkan ku menjadi penyanyi?

“apa..apakah maksud anda, saya akan menjadi penyanyi?” tanyaku gagap. Aku masih belum mengerti.
“ya nona soora. jadi bagaimana? apakah anda mau?” tanya mereka lagi.

“aku..aku ingin sekali. Tapi, aku harus bicarakan dulu dengan eomma ku” jawab ku terbata. Kulihat mereka berpikir sejenak
dan saling memandang satu sama lain.

“baiklah. kami memberikan waktu 2 hari untuk memikirkannya. Ini kartu nama ku. anda bisa datang ke kantor agensi kami jika anda bersedia. Tapi ingat, waktu anda hanya dua hari. dan kesempatan tidak akan datang dua kali. Anda mengerti kan maksud kami ?” ucap mereka lagi. aku pun
mengambil kartu nama itu.

“baiklah, kami permisi dulu. kami harap anda
mengambil keputusan yang benar nona Soora !” ucap mereka mengakhiri perbincangan ini. Mereka pun berdiri dan meninggalkan ruangan ini diantar oleh Manager Kim. Sedangkan aku menuju ke ruang ganti khusus karyawan dan bersiap untuk bekerja.

_oOo_

“jadi, apa keputusan mu?” tanya Soori eonni padaku. Kini kami sedang dijalan pulang. Kebetulan rumahku dan rumah Soori eonni berdekatan. dan dia sudah ku anggap seperti kakak ku sendiri. Dia juga yang menawarkan pekerjaan paruh waktu
ini padaku. karna dia tahu aku sedang butuh
banyak biaya untuk masuk universitas nanti.

“mollayo eonni, aku masih bingung. aku harus membicarakannya dulu pada eomma. Lagi pula, sebentar lagi aku akan menghadapi Ujian Nasional. Pasti eomma tak akan mengizinkan nya” ucapku lesu.

“hey, aku yakin eommonim akan mengizinkan mu untuk menjadi penyanyi. Bukankah itu cita-cita mu dan juga keinginan ayahmu, eoh?”

“tapi eonni, jika aku menerima tawaran itu,
bagaimana dengan sekolah ku? Eomma juga pasti ingin aku melanjutkan pendidikan ku ke jenjang yang lebih tinggi” ucapku lesu. Huuhh.. Sepertinya banyak sekali rintanganku untuk menggapai cita-citaku.

“yak!! Kenapa kau pesimis seperti ini? Kau itu genius dan juga berbakat ! Kau hanya perlu menjelaskan semuanya pada eommonim dengan baik. Agar dia mau memberikan izin dan restu nya padamu” ucapnya dan tak lupa sebuah jitakan mendarat mulus dikepalaku.

“appo!!.” ringisku.

“rasakan!! Pokoknya aku tidak mau tahu. Kau harus menjadi seorang penyanyi. Jika tidak, aku tidak mau menganggap mu sebagai adikku lagi dan aku akan mengeluarkan mu dari pekerjaanmu! Arrasseo!!” ucap Soori eonni lalu dia berjalan mendahului ku. Sepertinya dia marah pada ku. Tapi tunggu dulu, kenapa dia harus marah dan memaksa aku seperti
itu?
Aku bahkan belum membicarakannya pada eommaku. Dan tadi dia bilang apa ? Dia ingin mengeluarkan ku dari pekerjaanku ? Hey, dia pikir dirinya itu Manager?
Aaiishhh jinjja.!!!  Eonni ku yang satu ini
suka sekali bicara seenak jidatnya saja! Aku hanya menggelengkan kepalaku dan mengejarnya yang sudah jauh dari ku.

At home..

“eomma, aku pulang !” ucapku begitu aku masuk kedalam rumah ku.
“kenapa sepi sekali? apa eomma sudah tidur?” batin ku. Ku lirik jam diruang tamu. Pukul 10.30 malam. Pantas saja, eomma pasti sudah tidur. Apa besok saja aku bicara pada eomma ?

“eoh, kau sudah pulang sayang?” tiba-tiba eomma muncul dari dapur dan membawa nampan berisi makanan. Inilah yang aku suka dari eomma. Selelah apapun beliau, pasti akan selalu menunggu ku dan
menyiapkan ku makan malam. Padahal ku tahu, beliau juga pasti sangat lelah karena bekerja hari ini.

“nde eomma. Aku fikir eomma sudah tidur”
jawabku dan duduk diseberang meja berhadapan dengan eomma.

Rumah kami tidak begitu besar. Hanya ada dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur dan juga ruang tamu yang merangkap sebagai ruang makan kami. Dan disinilah aku dan eomma berada. Diruang makan kami yang sangat sederhana.

“eum..eomma, ada yang ingin ku bicarakan pada eomma” ucapku memulai pembicaraan. Eomma menatapku.

“eum.. Aku..aku mendapatkan tawaran untuk menjadi penyanyi dari SM Entertainment. Apa… Apa eomma mengizinkan ku untuk menjadi penyanyi ? Ahh, maksud ku apakah aku boleh
mengikuti audisi menyanyi itu?” tanyaku gugup.

Eomma masih menatap ku. Tapi dari tatapannya sepertinya beliau marah. Ahh, aku harusnya sudah bisa menebak dari awal. Eomma pasti tidak akan mengizinkan ku.
Huuh,, pupus sudah harapan ku untuk menjadi penyanyi. Ku dengar eomma menghela nafas nya. Aku menundukkan kepalaku.

“terserah kau saja” jawab eomma.

Seketika aku mendongakkan kepalaku lagi

“n.nde ?”

“terserah pada mu saja sayang. Bukankah itu cita-cita mu nak? Lagi pula appa mu juga menginginkan mu menjadi penyanyi bukan? Meski awalnya eomma tidak setuju, tapi eomma tidak boleh egois. Kau punya cita-cita yang harus kau gapai. Dan eomma akan merasa bersalah pada appa mu jika eomma tidak mengabulkan amanah
nya” ucap eomma lagi dan ia tersenyum tulus padaku.

Seketika aku langsung berlari dan memeluk leher eomma dari belakang. Karena posisi beliau yg sedang duduk. “gomawoyo eomma” ucapku dan
mencium pipi kanan eomma ku tercinta.

“iya sayang. Eomma harap kau tidak mensia-siakan kesempatan ini. Tapi ingat, utamakan dulu sekolahmu. Sebentar lagi kau ujian. Dan eomma tidak mau kau mengesampingkan ujian mu itu. Arrasseo?” ucap eomma sambil mencubit kecil
hidungku.

“arrasseo captain !” jawabku dan mencium pipi eomma ku lagi. “jja.. Makan dulu.. Eomma sudah menyiapkan makanan kesukaan mu” ucap eomma sambil melepas tanganku.
“okay” aku pun kembali ke tempat dudukku.

“eomma..Aku berjanji ! Aku akan lulus dengan nilai terbaik. Dan appa, aku juga berjanji akan mewujudkan cita-cita ku dan juga harapan appa.. Mohon doa kan aku eomma, appa” batinku. Dan aku pun melahap makanan ku ini.

_oOo_

At SM Buildings..

Hari ini hari sabtu. Aku meminta izin libur bekerja hari ini dan empat hari kedepan karena aku harus datang kesini sesuai dengan perintah petinggi SM. Ent. waktu itu. Dan untuk Ujian Nasional besok.

Dan disinilah sekarang aku berada. Digedung SM. Entertainment. Sebuah agensi raksasa yang paling terkenal se-korea. Siapa yang tidak kenal agensi
yg sudah melahirkan banyak hallyu ternama dan kebanggaan korea ini?
Tapi, dimana ruangan ahjussi itu ya? Ahh,
sebaiknya aku tanyakan dulu pada resepsionis itu.

“annyeonghaseo” sapa ku. Dia pun membalas salam ku dan menanyakan maksud kedatanganku.

“nama ku Song Soora aku ingin bertemu dengan Soo Man sajangnim. Dua hari yang lalu beliau datang ke tempatku. Beliau juga menyerahkan kartu nama nya dan menyuruhku untuk datang kesini hari ini” ucapku mejelaskan padanya dan
menunjukkan kartu nama yg diberikan waktu itu.

“baiklah. Mohon tunggu sebentar nona Song”ucap resepsionis itu ramah. Dan kulihat dia menelpon seseorang.

“Soo Man sajangnim bilang, anda bisa langsung menuju ke ruangannya. Ruangannya ada di lantai 3. Setelah keluar lift, anda langsung belok ke kiri dan
ruangannya ada di paling ujung” ucapnya setelah menutup telepon tersebut.

“nde. Kamsahamnida aghassi” balasku sambil
menundukkan kepalaku.

TING!!

Pintu lift terbuka dan aku langsung menuju ke ruangan yang sudah diberitahukan oleh resepsionis itu.

“practice room” ucapku membaca papan yang ada disamping pintu ini. Apakah aku salah ruangan? Bukankah tadi dia bilang ke ruangan ahjussi itu? Tapi kenapa malah ruang latihan ? Ahh, mungkin beliau sedang berada didalam sini.

Aku pun mengetuk pintu ruangan ini. Kulihat seseorang membukakan pintu ini dan aku pun dipersilahkan masuk. Dan betapa kaget nya aku, disana ada Kyuhyun, Eunhyuk dan Shindong Super Junior. Dan ku lihat juga Tiga orang Ahjussi yang sedang duduk disamping mereka, dibalik meja panjang itu. Aku jadi gugup seketika.

“annyeonghaseo” sapaku sambil membungkukkan badan ku dihadapan mereka. Apakah aku akan diaudisi? Batinku.

“annyeonghaseo” jawab mereka.

“selamat datang nona Song” sapa salah satu ahjussi itu yang ku ketahui bernama Kang Young Min sajangnim. Tapi aku tidak melihat Soo Man sajangnim. Kemana dia?

“perkenalkan, ini Kim Jaeyoung. Pelatih vocal dan ini Park Yoochul, pelatih dance. Dan kau pasti mengenal mereka bukan? Mereka Kyuhyun, Eunhyuk dan Shindong Super Junior” ucapnya.

“annyeonghaseo. Naneun Song Soora imnida” ucapku memperkenalkan diri.

“bagaimana kabar mu?” tanya Eunhyuk oppa. Apakah aku bermimpi? Dia menyapa ku?

“kabar ku baik” jawabku kaku. Aiissh!! Memalukan sekali. Tapi hey!! siapa yg tidak gugup? Kau sedang ada dihadapan idolamu. Jika saja aku tidak ingat tujuan ku kesini, mungkin aku akan menunjukkan jiwa crazy fangirl ku sekarang.

“baiklah aku akan menjelaskan beberapa hal padamu. Aku pernah melihat mu bernyanyi direstaurant itu dan memvideokan mu. Dan aku sangat tertarik pada suaramu itu. Aku juga mendengar dari teman kerjamu bahwa kau jago dance. Untuk itu, aku
berfikir untuk menawarkanmu masuk ke agensi kami. Tentunya dengan perundingan dengan beberapa petinggi disini. Dan setelah mereka melihat video yang kurekam itu akhirnya mereka
setuju. Tapi, dengan persyaratan bahwa kau harus diaudisi terlebih dahulu. Kami tahu ini mendadak. Tapi justru disinilah nilai plus mu. Kami ingin tahu apakah kau memang patut untuk masuk ke agensi kami atau tidak. Apakah kamu siap?” tanya Young Min sajangnim. Haduuh.. Bagaimana ini ? Aku kan tidak ada persiapan sama sekali. Tapi, aku harus siap!! Batinku.

“nde. Baiklah” jawabku pasti.

“baiklah. Test yang pertama adalah menyanyi. Kau akan berduet dengan Kyuhyun-ssi” ucap Young Min sajangnim lagi.

“mwoo? Aku? Duet bareng dengan Kyuhyun oppa? Appa, apakah aku sedang
bermimpi?” batin ku.

Ku lihat Kyuhyun oppa sudah berdiri disampingku. Seseorang memberikan ku sebuah mic begitu juga ke Kyuhyun oppa.
“lagu yang akan kalian nyanyikan adalah a Whole New World” ucap Young Min sajangnim lagi. Itu kan lagu yang pernah kyuhyun oppa nyanyikan.

Musik pun sudah terdengar. Dan kyuhyun oppa mengambil part awalnya. Dan duet kami pun dimulai..

A whole new world..
That’s where we’ll be..
A thrilling chase..
A wonderous place..
For you and me..

Dan kami pun mengakhiri lagu duet kami.
Kulihat semua nya bertepuk tangan begitu juga Kyuhyun oppa. Aku pun membungkukkan badanku dan mengucapkan terima kasih.

“Apakah akuberhasil?” batinku.

“silahkan Kim Jaeyoung-ssi berikan komentar mu” ucap Kang sajangnim.

“baiklah. Aku rasa kau sedikit gugup berduet dengan kyuhyun-ssi. Benar kan?” tanyanya.

“tentu saja. Ini pengalaman pertama ku di audisi didepan orang berpengalaman seperti anda semua” jawabku jujur.

“haha. Arrasseo. Sepertinya benar yang diucapkan Kang sajangnim. Kau memang punya potensi dibidang menyanyi. Dan aku rasa, kau memang patut untuk bergabung dengan kami disini” puji Kim sajangnim.

“tapi, kau juga masih harus mengikuti training dan juga sering berlatih, agar kemampuan mu juga makin lebih baik lagi” tambah beliau. Aku hanya bisa mengucapkan terima kasih.

“baiklah. Sekarang test yang ke dua. Yaitu dance. Kau siap?” tanya Kang Sajangnim.

“nde” jawabku. Lalu aku menaruh mic ku dimeja juri. Dan aku pun siap.
Musik mulai terdengar. Ini musik lagu what it is by Sophia Fresh ft Kanye west. Aku pun mulai menggerakkan badan ku sesuai beat dari musik ini.

Hanya sekitar satu menit, alunan musik nya pun berganti. Dan kulihat Eunhyuk oppa berjalan ke arah ku. Apakah sekarang aku akan berduet dengan nya ?

Intro lagu be without you by Mary J. Blige pun terdengar. Dan duet ku dengan Eunhyuk oppa pun dimulai..

Semua orang yang ada disini memberikan ku applause. Aku membungkukkan badan ku berkali-kali sambil mengucapkan terima kasih.

“waah. Penampilan mu sangat bagus sekali Soora-ssi” puji Shindong oppa sambil mengacungkan kedua jempol nya pada ku.

“terima kasih” jawabku malu.

“shindong-ssi benar, penampilan mu sangat bagus sekali Soora-ssi. Aku ingin bertanya, apakah kau pernah mengikuti sekolah dance?” tanya Park sajangnim.

“annimida. Aku tidak pernah mengikuti sekolah dance. Aku belajar dance dari tetanggaku. Dia sangat jago dance. Dan dia yang mengajari ku. Dan akhirnya kami pun sering latihan bersama” jawabku.

“latihan bersama? Untuk apa? Apakah untuk suatu acara” tanya Eunhyuk oppa.

“annimida. Kami hanya sekedar mengisi waktu luang kami saja. Jika kami sedang libur bekerja, maka kami akan berlatih. Sekedar hobby saja” jawabku.

“wah. Sayang sekali jika bakat kalian ini tidak
tersalurkan. Tapi, seperti bakat menyanyimu, dance mu pun masih harus dilatih lagi” ucap Park sajangnim singkat.

“baiklah. Kurasa kedua pelatih kebanggaan kami ini setuju jika penampilan mu sangat bagus. Jadi, kami memutuskan..” ucap Kang sajangnim memberikan jeda.

Huhh.. Aku deg-degan sekali.

“selamat! Mulai sekarang kau diterima menjadi salah satu trainee di SM Ent. ini. Selamat bergabung!” ucap Kang sajangnim.

Mwoo?? Apakah ini nyata? Appa, benarkah aku lolos?? Eomma, aku lolos !! Batinku bersorak \^^/

“baiklah. Untuk taken kontrak nya, aku akan
menghubungi mu seminggu lagi. Karena kau akan menghadapi ujian besok bukan ? Sekali lagi selamat!” sambung Kang sajangnim. Mereka pun menyalami ku dan memberikan ku ucapan selamat.

“selamat atas keberhasilan mu hoobae!” ucap shindong oppa.

“welcome home my hoobae !! Jalan mu masih panjang. Kau harus semangat, jangan mudah putus asa! Arrasseo!” ucap Eunhyuk oppa.

“nae arrasseo oppa. Terima kasih sudah
menyemangati ku” balasku.

“selamat ya cantik! Ini baru awal langkah karir mu. Aku yakin kau akan jadi inspirasi banyak orang” kini kyuhyun oppa yang menyemangati ku.

Aaaahh~ rasanya pipiku memanas. Dapat ucapan dari idola ku dan dia bilang aku cantik. Eommaaaaaaa~ aku malu >__<

“Soora-ah, sekarang giliran mu !!”

“soora-ah, Hwaiting!!”

“kau pasti bisa !” beberapa ucapan semangat dari oppadeul. Ahh, mereka sungguh sunbae yg baik ^^.

Aku pun naik ke atas panggung. Sebelum aku perform, sang MC pun sedikit memperkenalkan ku dan memberikan beberapa pertanyaan

“soora-ssi, aku dengar lagu debut mu ini adalah lagu ciptaan mu sendiri. Apakah benar?”

“nde. Aku menciptakan lagu ini sendiri. Aku
mencoba meminta pada management ku untuk menjadikan lagu ini sebagai lagu debut ku. Setelah melalui beberapa pertimbangan, akhirnya mereka
menyetujuinya”

“lagu mu ini mengisahkan tentang apa?” tanya MC satunya lagi

“lagu ini aku ciptakan untuk seseorang yang special dalam hidup ku. Seseorang yang menjadi malaikat ku. Seseorang yang menjadi pahlawanku, superman ku, inspirasi ku. Dia adalah Appa ku. Appa ku yang sudah tenang disurga sana” jawabku.

Suasana menjadi agak hening. Entah karena
perkataanku atau karena memang tak ada fans ku disini. Sehingga tidak ada yang meneriaki ku.
*doh !! Kasian amat nih artis baru !! Hahah*

“ahh~ begitu. Baiklah, sekarang mari kita
dengarkan sebuah lagu dari Song Soora-ssi yang berjudul “Appa”.

Semua audience bertepuk tangan. Termasuk eomma ku yang duduk dibarisan penonton paling depan. Ya, beliau hadir untuk melihat putrinya ini debut sebagai penyanyi.

Aku pun duduk dengan sebuah gitar
dipangkuanku. Aku mulai memetik gitar ku. And i sing..

Teringat masa kecil ku

Kau peluk dan kau manja

Indahnya saat itu

Buatku melambung

Disisimu terngiang

Hangat nafas segar harum tubuh mu

Kau tutur kan segala mimpi-mimpi serta
harapanmu

Kau ingin ku menjadi

Yang terbaik bagimu

Patuhi perintahmu

Jauhkan godaan

Yang mungkin ku lakukan

Dalam waktu ku beranjak dewasa

Jangan sampai membuatku

Terbelenggu jatuh dan terinjak

Chorus :

Tuhan tolonglah

Sampaikan sejuta sayangku untuk nya

Ku terus berjanji

Takkan khianati pintanya

Ayah dengarlah

Betapa sesungguhnya ku mencintaimu

Kan ku buktikan

Ku mampu penuhi maumu..

Andaikan detik itu

Kan bergulir kembali

Kurindukan suasana

Basuh jiwaku

Membahagiakan aku

Yang haus akan kasih dan sayangmu

Tuk wujudkan segala sesuatu

Yang pernah terlewati…

Tuhan tolonglah

Sampaikan sejuta sayangku untuk nya

Ku terus berjanji

Takkan khianati pintanya

Ayah dengarlah

Betapa sesungguhnya ku mencintaimu

Kan ku buktikan

Ku mampu penuhi maumu.. :’)

Lagu pun selesai. Aku menundukkan kepalaku. Bermaksud menyembunyikan air mata ku yang menetes. Dan ku dengar suara tepuk tangan dari para penonton.

Aku mendongakkan kepalaku. Kulihat eomma menangis terharu sambil tersenyum dan menganggukkan kepalanya kearahku.

“eomma, apakah aku sudah berhasil mewujudkan cita-cita ku ?” batinku.

_oOo_

Setelah dari acara musik tersebut, kini aku sedang berada disebuah ruangan. Kami sedang mengadakan sebuah konfrensi pers. Beberapa pertanyaan pun dilontarkan oleh beberapa wartawan yang hadir disini.

“Soora-ssi, sebelumnya kami ucapkan selamat atas debut mu hari ini. Bagaimana perasaanmu saat ini?”

“Nde. Kamsahamnida untuk semua yang sudah mensupportku. Perasaan ku sangat gugup tapi aku sangat senang” jawabku.

“kau hanya menjalankan training selama satu tahun. Apakah selama masa training mu, kau mengalami kesulitan?”

“awalnya iya. Aku merasa sangat kesulitan. Karena semua terasa baru bagiku. Tapi tak lama, aku sudah terbiasa. Jadwal latihan yang padat tak membuat ku patah semangat. Para sunbae ku di Management sangat baik padaku. Mereka membantu ku dan memberikan ku saran serta juga semangat”.

Dan beberapa pertanyaan pun berlanjut.

“lalu, mengenai lagu mu ini. Apa yang membuat mu ingin menjadikan lagu ini sebagai lagu debutmu?”

“lagu ini aku buat untuk dedikasi ku pada ayah ku. Beliau adalah malaikat ku yang kedua setelah eomma ku. Sejak aku kecil, beliau sangat ingin aku menjadi seorang penyanyi karena beliau bilang suara ku sangat bagus. Dan karna itu pula aku
bercita-cita menjadi penyanyi. Dan saat usia ku 15 tahun, ayah ku meninggal. Karena itu, aku ingin lagu ini menjadi lagu debutku. Dan Management pun menyetujuinya. Terima kasih Sajangnim” ucapku

“sepertinya kau sangat dekat dengan sosok ayah mu. Bisa kau ceritakan bagaimana sosok ayah mu itu?” tanya salah seorang wartawan lagi.

Sebelum menjawab, aku menarik nafas ku
sejenak.

“Ayah yang ku kenal bukanlah ayah yang
menemaniku bermain bola,

bukan ayah yang bisa mencium pipiku setiap saat dia inginkan,

bukan ayah yang bisa ku sambut ketika ia pulang kerja,

juga bukan ayah yang bisa membelaku saat aku diganggu anak yang nakal

dia juga bukan ayah yang bisa menemaniku saat aku sedang sakit

Bahkan ayah tidak mengucapkan “selamat ulang tahun” pada ulang tahun ke-17 ku kemarin.

Tetapi bukan karena ayahku jahat atau terlalu mementingkan pekerjaannya,

Ayahku mungkin terlalu baik,
hingga Tuhan ingin ayah bersama-Nya

Aku tak membenci Tuhan karena aku tahu Tuhan sangat sayang padaku dan ayah,

Tuhan pasti punya rencana lain untuk kami hingga -Dia- memisahkan aku dan ayah.

Ayah memang tak pernah ada di
sisiku, tapi ia menemaniku setiap saat

Setiap kali aku bersedih, aku hanya tinggal menutup mataku sejenak dan memanggil namanya.

Ia akan datang meskipun cuma aku
yang tahu karena hatiku merasakannya.

Ketika aku rindu menatap wajahnya, foto ayah akan menemaniku dalam tidur.

Ayah memang tak bisa mengajariku bermain ataupun belajar,

tapi ia mengajariku menjadi anak
yang mandiri karena aku tak punya ayah yang membantuku

Aku belajar menjadi anak yang berani,
karena tak ada ayah yang membelaku

Aku belajar menjadi anak yang berprestasi karena aku ingin ayahku bangga di
surga sana

Aku ingin berhasil karena aku ingin
Ibu punya alasan untuk melanjutkan hidupnya.

Suatu hari nanti jika aku bisa bertemu dengannya di surga,

Aku akan berkata aku mencintainya

Dan aku akan selalu bangga menjadi anaknya.

Naega jeongmal neoreul saranghanda Appa… (aku benar-benar mencintaimu ayah)

Dan wawancara pun selesai..

= FIN =

Maaf untuk segala kekurangan yang ada di Fanfic ini *deep bow* Dan terima kasih banyak buat Indri Ernawati yang sudah mau meminjamkan puisi APPA karya mu !!! *kisshug*
Dan buat yang mau copas, take out with permission dan cantumkan nama pengarangnya !!! Don’t be a plagiator and silent riders okay!! *wink*
Paiipaii ^^/

♥ A C H A N ♥

Advertisements

2 thoughts on “FF ~( Untukmu, Ayah )~

DON'T BE SHY, LEAVE A COMMENT!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s