Cinta Tak Mungkin Berhenti


CINTA TAK MUNGKIN BERHENTI

Author : @achan_gimbelz
Tittle : Cinta Tak Mungkin Berhenti
Cast : Choi Sooyoung
Cho Kyuhyun
And others
Length : OneShot
Genre : sad romance
Rated : 17
Note : this is my own! Maaf untuk segala kekurangannya dan typo everywhere *bow*

“Tak ada kisah tentang cinta yang bisa terhindar dari air mata
Entah itu air mata kebahagian atau kesedihan
Lalu, air mata apakah yang akan aku dapatkan dari kisah ku ini?” – Choi Sooyoung 

Sooyoung POV

KRRIIIINNGGG !!!!
Suara bising nan melengking itu berhasil mengusik tidurku. Alarm sialan! Tidakkah dia tahu aku baru bisa tidur dua jam yang lalu? Batinku kesal. Dengan berat hati aku bangun dari ranjangku ini. Meskipun kecil, namun bisa membuatku tidur dengan nyaman. Aku menengok ke arah jam bekerku yang berbunyi tadi dan sukses membuatku seperti orang kebakaran jenggot! Pukul 06.30 ? Okey, aku hanya punya waktu setengah jam sebelum penjaga pintu gerbang neraka maksudku sebelum kelas dosen botak nan killer -kim sonsaengnim- dimulai. sepertinya aku harus terlambat ke sekolah hari ini. Oh sial!

Secepat kilat aku membersihkan diri. Setelah siap, aku menyempatkan diri mengambil selembar roti tawar dan sekotak susu untuk bekalku. Dan tanpa menunggu lama, aku langsung melesat keluar rumah.

Aku berlari menuju halte bus terdekat. Syukurlah begitu ku sampai, bus ini langsung datang. Tapi sialnya bus ini penuh sekali. Aku sampai berdesak-desakan begini. Huuh. Jika saja hari ini tidak ada ujian dan mengumpulkan tugas yang membuatku kesiangan, lebih baik aku membolos saja sekalian. Ku lirik jam dipergelangan tanganku. Waktu tersisa sepuluh menit lagi sebelum jam masuk kuliah pagi ku, tapi aku masih cukup jauh untuk sampai dikampus. Aiissh jinjja! Aku sudah seperti pemain running man saja yang bagaikan dikejar-kejar waktu. Haha

Akhirnya, aku sampai juga didepan kelas. Susana sudah sepi sekali. Bagaimana tidak, kelas sudah dimulai sejak lima belas menit yang lalu. Dan aku harus siap lahir dan batin menerima hukuman dari dosen itu.

“Datang terlambat lagi heum?” Belum sempat ku berucap, Kim saenim sudah berdiri sambil bertolak pinggang dihadapanku. Tepat didepan pintu! “Heehee. Selamat pagi songsaenim!” Sapaku berbasa-basi “songsaenim, bolehkah aku masuk?” Ucapku sok polos. “Kau mau masuk ke kelas ku?” Tanya Kim saenim. “Ne songsaenim! Sangat mau!” Jawabku semangat. “Bermimpi saja kau! Kau tahukan peraturan yang berlaku bagaimana? Bagi yang terlambat, harus menunggu diluar gerbang selama satu jam !” Ucap Kim saenim lagi. “Mwo? Satu jam ? Itu terlalu lama songsaenim!”
“Itu peraturannya sooyoung-ssi! Kau tahukan peraturan itu dibuat untuk dipatuhi?”

“Arraseo. Tapi saenim, menunggu sampai satu jam itu lama sekali. Lalu bagaimana dengan ujian ku? Anda juga tahukan ada pepatah bilang, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali?. Nah, daripada aku bolos lebih baik aku terlambat kan? Jadi ku mohon, izinkan aku masuk sekarang!” aku mencoba bernego dengannya. Biasanya aku lah yang akan menang.

“Tidak bisa! Kau itu terlambat lima belas menit Sooyoung-ssi!” Heem, rupanya dosen killer kesayanyanku ini sedang susah dibujuk. “Ya sudah. Kalau songsaenim tidak mau mengizinkanku masuk kelas sekarang, lebih baik aku sekalian membolos saja. Untuk apa lama-lama menunggu disini. Seperti orang bodoh saja!” Ucapku dan bersiap untuk pergi.
“Yak! Choi Sooyoung! Kau mau kemana heh? Baiklah baiklah,kau ku izinkan masuk sekarang!. Kalau saja kau bukan mahasiswa kesayanganku, sudah ku suruh pergi kau!” Ucapnya dan langsung membuka pint. Aku terkikik kecil. Aku sudah bilang kan, aku biasa menang jika berdebat dengannya. Aku membungkuk dan berterima kasih sebelum masuk ke dalam sekolah.

_oOo_

Ponselku berdering. Memaksa ku untuk membuka mata dan mengangkat panggilan itu. “Yoboseyo” sapaku. “Kau dimana? Aku sudah menunggumu lima belas menit yang lalu bodoh! Cepat ke kantin atau ku habiskan makananmu ini shikshin!” Suara cempreng seorang yeoja disana hampir merusak pendengaranku. Aku mengusap telingaku kasar.
“Ne. Aku akan segera kesana!” Ucapku kesal dan langsung mematikan sambungan telepon ini. Kim hyoyeon itu suaranya benar-benar-! Jinjja!

Dengan malas aku menuju ke kantin yang cukup ramai. Kelas dosen botak itu sudah berakhir lima belas menit yang lalu. Dan selama itu pula Hyoyeon sudah menunggu ku dikantin. Tapi aki tidur sejenak dikelas. Ini efek karena mengerjakan tugas dari Park Songsaenim yang baru ku selesaikan pukul empat pagi. Membuatku kurang istirahat dan mengantuk luar biasa. Ditambah lagi aku harus menjalani hukuman karena tadi aku terlambat. Sepertinya ini hari sialku!

Aku terus berjalan sambil menunduk. Mencoba tidur sambil berjalan karena rasa kantuk masih menyerangku. Tiba-tiba-
BRUUKK
Seseorang menabrakku dan menumpahkan ice coffee dikaos putihku. “Yaakk!!!” Teriak kami bersamaan. Ku lihat seorang namja didepanku dengan tatapan kesalnya. “Kalau jalan itu pakai mata! Gara-gara kau, ice coffee ku jadi tumpah. Dasar bodoh!” Ucap namja itu kesal.
“Hey tuan, Dimana-mana manusia itu berjalan menggunakan kaki bukan mata! Apa kau berjalan pakai mata mu? Ttsskk! Dasar bodoh! Dan juga kau tidak lihat? Gara-gara kau, ice mu itu mengotori bajuku!” Ucapku tak kalah kesal. Kulihat ia menatap ke arah ku. Hey, kenapa dia menatapku dengan intens begitu? Ku ikuti arah pandangnya. “Yak! Dasar pervert! Apa yang kau lihat eoh?” Teriakku kesal sambil menutupi dadaku dengan kedua tanganku. Karena ice itu memang tumpah dibagian dadaku. “Tidak ada” jawabnya santai lalu dia mendekat kearah ku dan membisikkan sesuatu kearah telinga ku “punyamu rata sekali. Jadi, apanya yang bisa dilihat?”

“Dasar mesuuumm!!!” Ucapku sambil mendorong tubuhnya. Dia hanya tersenyum licik. “Kurang ajar! Dasar namja tidak punya sopan santun! Kau fikir dirimu siapa heh? Cho Kyuhyun sialan!” Ucapku lagi. “Aku? Cho Kyuhyun namja yang paling populer yang di gilai oleh seluruh yeoja di kampus ini” Balasnya santai. “Tsk! Percaya diri sekali kau idiot? Perlu kau garis bawahi, bahwa aku satu-satunya yeoja di kampus ini yang paling membencimu Cho!” Ucapku tegas. Dia hanya menggedikkan bahunya lalu pergi meninggalkan ku. Dasar namja sialan!

Ku lihat seluruh penghuni kantin menatap ke arahku. Bahkan ada beberapa yeoja yang terlihat seperti mencibirku. Aku hanya menatap malas ke arah mereka dan meniup poni ku dengan kesal. Ku hampiri Kim Hyoyeon, sahabatku yang juga sedang menatapku dengan raut wajah minta penjelasan.

“Hentikan tatapan konyol mu itu Hyoyeon-ah!” Ucapku malas. Lalu meminum jus jeruk yang sudah dipesankan olehnya untukku. “Jelaskan padaku kenapa kau bisa beradu mulut dengan Cho Kyuhyun?” Tanyanya dengan penuh tuntutan. “Dia menabrakku dan menumpahkan ice coffeenya diseragamku” ucapku sambil menunjuk seragamku yang basah.

“Aigooo. Choi Sooyoung! Kau tidak tahu dia siapa?” Tanya hyoyeon. Tsskk~ pertanyaan bodoh! “Dia itu Cho Kyuhyun. Namja gila yang sangat digilai oleh yeoja gila di kampus ini. Dan kau termasuk yeoja gila itu!” Jawabku. “Sialan! Kau tahu, Banyak yang ingin berdekatan dengan dia. Harusnya kau itu merendah dan bersikap bersalah. Agar ia bisa membersihkan baju mu itu. Lalu dia mengajakmu berkenalan dan meminta nomor handphone mu untuk membawa pakaianmu ke laundry! Tapi apa yang kau lakukan hah? Kau membentaknya didepan umum! Aiishh jinjja! Neo jeongmal pabboya!”

“Astaga Hyo! Kau ini sudah jadi korban sinetron ya? Menjijikan! Ini bukan drama,Hyo! Lagipula, dia membuat bajuk
u kotor. Bagaimana mungkin aku tidak marah padanya! Dan juga tadi itu dia bilang jika-” ucapanku terhenti. “Tidak mungkin kan jika aku bilang ke Hyoyeon kalau tadi Kyuhyun bilang dadaku ini rata? Yang ada, nanti aku malah ditertawakan. Uggh~ hampir saja aku keceplosan!” Batinku.

“Dia bilang apa?” Tanya hyoyeon. “Uh? Anniyo. Obseo. Dia tidak bilang apa-apa” jawabku mengelak. Hyoyeon memicingkan matanya ke arahku. Begitupun mahasiswa yang masih ada dikantin. Rupanya mereka masih memperhatikanku dari tadi? Astaga~
“Apa yang kalian lihat hah?” Ucapku membentak. Mereka langsung fokus pada kegiatan mereka masing-masing. Dan aku langsung melahap spaghety yang ku anggurkan sejak tadi. Dari sudut mataku, ku lihat Hyoyeon masih menatapku. “Tidak usah menatapku seperti itu! Aku tidak akan berubah menjadi spagethy meskipun kau menatapku sampai kiamat!” Ucapku non sense. Dan Hyoyeon hanya mendengus kesal lalu meminum ice lemon tea nya.

***

Kini aku sedang bermain baslet dilapangan. Jika bukan karena paksaan dari amber, aku tidak akan pernah mau berkeringat ria dan bersusah payah berebut bola ini. Kami terus lanjut bermain, tiba-tiba bola yang ingin ku lempar ke amber malah melenceng ke pinggir lapangan. Tepat mengenai seorang namja yang sedang lewat.

“Yak! Siapa yang berani melempar bola sialan ini kepadaku hah?” Bentaknya. Aku membelalakkan mataku begitu melihat wajah namja itu. Cho Kyuhyun? Dia lagi? Matlah kau Choi Sooyoung!
Kini namja itu menghampiri kami sambil membawa bola basket itu disisi pinggangnya. “Siapa yang melempar bola ini tadi, hah?” Bentaknya lagi. “Choi Sooyoung!” Jawab amber. “Sialan! Kenapa anak itu jujur sekali?” Batinku.

“Kau? Bukankah kau yang tadi menabrakku?” Ucapnya sambil menunjuk ke arahku. Lalu dia berjalan menghampiriku. “Mohon diralat! Kau yang menabrakku duluan Tuan!” Balasku. “Tsskk! Masih mengelak saja rupanya. Lalu, kenapa kau melempar bola ini ke kepalaku hah? Kalau tidak bisa bermain, tidak usah bermain! Membahayakan orang lain saja!” Ucapnya lagi. Sialan! Dia meremehkanku?

“Aku minta maaf. Tadi itu tidak sengaja bola nya melenceng!” Ucapku. “Tsk! Alasan! Bilang saja jika kau ingin mendapat perhatian ku kan!” Ucapnya lagi. “Ciih. Percaya dirimu sudah overdose tuan!” Balasku. “Sudahlah! Aku sedang malas berdebat dengan iblis neraka macam dirimu. Kau hanya perlu memaafkanku lalu pergi dari sini!” Lanjutku. Habis sudah kesabaranku!.

“Tidak semudah itu aku memaafkanmu nona!” Ucapnya sambil maju kedepanku lagi. Sekarang wajah ku dengan wajahnya hanya berjarak lima centimeter. Dan ini membuatku sedikit gugup. Dan entah sejak kapan para yeoja gila -fans kyuhyun- itu berkumpul dipinggir lapangan sambil berteriak menyebutkan nama cho kyuhyun.

“Baiklah. Lalu apa maumu?” Tanyaku. Yah, anggap saja ini sikap baikku karena sudah melempar bola ke arahnya. “Penawaran yang bagus! Bagaimana jika kita bertanding basket? One on one dalam waktu lima menit! Yang kalah harus menuruti permintaan yang menang!” Tantangnya. “Oke! Deal!” Jawabku dan kami berjabat tangan.

Amber sebagai wasit dan sudah siap dengan bola basket dtangannya. Priiitt! Bola dilempar keatas dan pertandinganpun dimulai. Teriakan para yeoja pun makin riuh terdengar. Membuat konsentrasiku sedikit tertanggu. Menyusahkan!

Kyuhyun menembakkan bola dari jarak three point. Dan masuk? Sial!! Aku masih dua poin dibawahnya. Aku terus berusaha mendribble bola yang ada ditanganku dan SHOOT! Aku mendapat dua point. Kyuhyun terus berusaha merebut bola yang sedang ada ditanganku lagi. Posisi ku membelakangi Kyuhyun. Dan Kyuhyun mencoba merebut bola dari balik punggungku. Saat aku ingin melompat dan melempar, tiba-tiba dia menahan pinggangku dan mengecup tengkukku dengan cepat dari belakang. Sial! Apa yang dia lakukan? Kenapa aku jadi diam seperti patung begini?

Kyuhyun merebut bola itu dan membawanya ke ring ku. Priiitt!! Suara pluit itu menyadarkanku dari kekakuanku. Aku kalah? Andwae !!!
Ku lihat Kyuhyun tersenyum miring ke arahku sambil mengatur nafasnya. Aku masih menatapnya dengan pandangan kosong. “Kau kalah Choi Sooyoung!” Ucapnya dengan suara rendah tepat dihadapanku. Nafas hangatnya menyadarkanku dari lamunan bodoh ini. “Kau curang Cho Kyuhyun!” Teriakku. Aku tidak terima dia bermain curang seperti ini. “Curang? Curang apanya Choi Sooyoung cantik? Bahkan Amber sebagai wasit pun tidak memperingatiku jika aku melakukan kesalahan!” Elaknya. “Tapi kau curang Cho Kyuhyun. Kau itu men-” ucapku terhenti ditenggorokan. Lagi-lagi aku tidak bisa meneruskan perkataanku seperti dikantin tadi. Bagaimana jadinya jika aku bilang bahwa kyuhyun mencium tengkukku tadi? Bisa-bisa aku dibilang wanita murahan yang terlalu berkhayal! Aaarrgghhh!!!!

“Haaah. Baiklah! Kau menang Cho Kyuhyun!” Ucapku mengalah. Ingat! MENGALAH! “Apa permintaanmu?” Tanyaku. “Jadilah yeojachinguku mulai sekarang!” Ucapnya santai. “Mwoo??” Tanyaku kaget. Kurasa bukan hanya aku saja,tapi yeojadeul yang menonton juga!

“Permintaan macam apa itu? Perjanjiannya bukan seperti itu kan?” Aku menolak dengan keras permintaannya. “Benar! Perjanjiannya kan yang kalah menuruti permintaan yang menang. Apapun permintaannya dan batas waktu yang tidak ditentukan. Dan itu permintaanku! Jadi kau harus menurutinya, sayang!” Ucapnya dengan berbisik ditelingaku diakhir kalimatnya. Lalu dia tersenyum sambil mengerling nakal kearahku. “Aku pergi dulu chagie!” Ucapnya sambil mengecup bibirku sekilas lalu pergi.

“Apa- apa yang dia lakukan barusan? Dia mencium bibirku? Ciuman pertamaku?” Ucapku lirih sambil memegang bibirku. “Cho Kyuhyun sialaaaaan!! Apa yang kau lakukan pada bibir suci ku hah? Dasar setan mesum!!!!” Teriakku kesal. Dan setan itu hanya melambaikan tangannya tanpa melihat ke arahku. Nafasku memburu! Ku rasa semua yeoja disini menatapku dengan pandangan tajam dan aura yang menyeramkan. Sepertinya mereka tidak terima dengan kejadian barusan. Hey! Bahkan aku yang lebih tidak terima!

_oOo_

Author pov

Suasana dikelas sooyoung sangat ramai. Semua nya berkumpul dimeja dosen dan menggosipkan seseorang. Namun semuanya berubah sejak negara api menyerang, maksudnya suasana menjadi hening saat orang yang sedang digosipkan itu datang. Tatapan tajamnya mampu membuat seluruh mahasiswa itu bungkam. Siapa yang berani melawan Choi Sooyoung? Yeoja yang friendly tapi bisa berubah menjadi mommy monster jika sedang marah.

Sooyoung menuju kursinya dan langsung menelungkupkan kepalanya diatas meja. “Sooyoung-ah!” Teriak seorang yeoja heboh. Namun Sooyoung tak menghiraukan panggilan itu. Karena dia tahu suara itu milik siapa. Kim Hyoyeon.

“Sooyoung-ah! Apa benar gosip itu? Kau berpacaran dengan Cho Kyuhyun?” Tanya Hyoyeon masih dengan kehebohannya. Sedangkan yang ditanya hanya diam saja. Tidak mendengar atau pura-pura? Sepertinya option kedua lebih tepat.

“YAK! SOOYOUNG-AH! JAWAB AKU!” Teriak Hyoyeon kesal sambil mengangkat kepala Sooyoung agar menghadapnya. “Yak! Apa yang kau lakukan bodoh?” Balas sooyoung tak kalah kesal. “Kau yang bodoh! Bagaimana bisa kau berpacaran dengan cho kyuhyun dan tidak memberitahuku?” Balas hyoyeon sambil berteriak. Mereka seperti sedang berbicara ditengah hutan yang jaraknya saling berjauhan.

“Aku tidak berpacaran dengannya. Itu hanya status palsu karena kalah dari permainan bodoh!” Balas sooyoung dengan lebih tenang sedikit. “Maksudmu?” Tanya hyoyeon bingung. “Kemarin itu aku kalah tanding basket dengan setan buntal itu. Dan taruhannya yang kalah harus menuruti permintaan yang menang. Dan aku kalah. Jadi aku hanya mengikuti aturan taruhan konyol itu. Sudah jelas kan? Jadi, jangan bertanya macam-macam lagi dan jangan ganggu waktu tidurku!” Ucap sooyoung dengan sekali tarikan nafas. Membuat hyoyeon hanya menatapnya dengan mulut yang sedikit terbuka begitupun dengan teman sekelasnya.

“Sudah selesai membicarakan aku hem?” Sebuah suara menginterupsi mereka. Membuat semua yang ada didalam kelas itu menoleh ke arahnya. Termasuk Sooyoung. “Mau apa setan itu kesini?” Batinnya.

Kyuhyun berjalan menuju kursi sooyoung dan berdiri tepat disampingnya. Semuanya diam termasuk Kyuhyun sendiri. “Hey, kenapa kau tidak bertanya kenapa aku kesini?” Tanya Kyuhyun jengkel karena dalam beberapa menit mereka hanya diam. “Kenapa aku harus bertanya? Memangnya penting yah aku bertanya padamu?” Sooyoung balik bertanya. Hyoyeon dan teman-teman yang lain menahan tawa mereka. Membuat Kyuhyun kesal. Tapi tidak lama, smirk tercetak jelas dibibir tebalnya.

“Oh, jadi kau mau mengabaikan ku chagi?” Tanya Kyuhyun usil sambil menundukkan wajahnya ke arah wajah sooyoung. Sooyoung pun hanya bisa memundurkan kepalanya. “Mau apa kau? Jangan macam-macam ya setan!” Ucap Sooyoung agak galak namun kesan gugup terdengar jelas. Kyuhyun semakin melebarkan smirknya membuat Sooyoung tambah gugup. “Mengapa kau bicara seperti itu? Atau jangan-jangan kau berharap aku melakukan sesuatu padamu hem? Misalnya seperti ciuman kemarin sore, begitu?” Blusshhh… ucapan Kyuhyun sukses membuat pipi Sooyoung merona. Dan membuat Hyoyeon membelalakkan matanya karena kaget atas ucapan Kyjhyun itu.

“Ja-jadi? Ka-kalian su-sudah berciu-berciuman?” Tanya hyoyeon gagap. Kyuhyun hanya tersenyum miring sebagai jawabannya sedangkan sooyoung menundukkan wajahnya. “Nanti sore, kau harus temani aku pergi. Dan aku tidak menerima penolakan. Jadilah orang yang menepati janji, youngie!” Ucap Kyuhyun sambil menatap dalam kearah mata bening sooyoung. “Aku pergi dulu, sampai ketemu nanti sore sayang!” Ucap Kyuhyun sambil mencium puncak kepala sooyoung lalu pergi. Membuat para yeoja berteriak histeris. Hyoyeon menganga lebar dan Sooyoung makin menundukkan kepalanya lebih dalam lagi. Mencoba mengatur detak jantungnya yang tiba-tiba berdetak cepat. “Cho Kyuhyun! Apa yang sudah kau lakukan padaku? Kenapa hatiku rasanya– berdebar?” Batin Sooyoung

_♥♡♥_

Sooyoung pov

Ini sudah dua minggu aku menjadi yeojachingu bohongannya si setan kyuhyun. Dan selama itu pula aku selalu dikerjai olehnya. Aku disuruh ini dan itu harus begini dan begitu. Bahkan aku harus menyiapkan pesta ulang tahun untuknya malam ini. Dia bilang diulang tahunnya malam ini dia ingin menyatakan cinta pada seorang yeoja. Siapa? Diriku? Yang jelas BUKAN !!! Yeoja itu bernama So Eun. Kim So Eun. Yeoja imut nan cantik dari jurusan seni acting. Hoobae kami.

Drrtt.. drrtt
Poselku berdering. Ada telepon dari Cho Kyuhyun.

Upil Evil CHO calling

“Yobo-”
“Cepat keluar bodoh! Aku sudah didepan rumah mu! Jika dalam lima detik kau tak keluar juga, akan ku beri hukuman!”
“Tunggu sebe-”
“Satu”
“Ya ya! Aku keluar sekarang”
“Dua”

Dia terus menghitung. Dan kami belum memutuskan sambungan telepon.
“Lima”
Klik!

“Haah.haah” aku mencoba mengatur nafasku. Meskipun jarak dari ruang tamuku ke depan tidak begitu jauh tapi tetap saja membutuhkan kecepaatan ekstra. Aku masih mengatur nafasku yang pendek-pendek. Meraup oksigen dengan rakus. “Jika saja aku bisa mencekik setan ini, akan ku lakukan sekarang juga!” Batinku menggerutu.

“Kau itu lama sekali siih! Kau kan punya kaki yang panjang, tapi kenapa lari mu lambat sekali?” Seperti biasa, mulut nya yang pedas itu selalu menghinaku. Aku hanya diam saja tidak menanggapi ocehannya. Daripada aku menanggapinya dan malah membuatku tambah emosi, lebih baik aku diam! “Cepat naik!” Perintahnya sambil menyodorkan helm yang biasa aku pakai jika naik motor sport bersamanya. Aku hanya menurut saja dan langsung memeluk pinggangnya dari belakang. Karena kebiasaannya yang suka mengebut jika berkendara. Dan tentunya ini adalah perintahnya.

Kini kami sudah tiba disebuah pusat perbelanjaan. Kyuhyun mengajakku kesini karena dia ingin membeli hadiah. Hadiah untuk siapa? Bukankah dia yang akan ulang tahun? Aku sudah selesai mengurusi dekor untuk acaranya itu. Acaranya akan diadakan dirumahnya. Dan tentu saja aku dibantu oleh Cho ahjumma. Ibu nya Kyuhyun. Dan aku sudah begitu dekat dengan beliau.

“Kajja kita ke toko itu. Sepertinya ada yang bagus” ucap Kyuhyun sambil memegang tanganku. Deg! Entah kenapa setiap kali Kyuhyun memegang tanganku, aku selalu berdebar seperti ini. Bukan hanya berpegangan tangan, tapi juga skinship yang lainnya. Dan itu sering dia lakukan padaku. Tapi tetap saja aku selalu berdebar.

Kyuhyun terus memilih tanpa melepas pegangan kami. Aku hanya bisa diam dan menatapi tautan tangan kami ini. Apakah semuanya akan berakhir malam ini? Apakah aku tidak akan berhubungan dengan namja menyebalkan ini lagi? Seharusnya aku senang, tapi kenapa hatiku tidak rela? Aku sudah terbiasa dengan kehadiran dirinya disampingku selama dua minggu ini. Dan semua yang dia lakukan padaku itu terasa- istimewa. Meskipun kami hanya pura-pura, tapi hatiku menganggap bahwa ini nyata. Sepertinya aku sudah jatuh cinta pada nya. Tapi sejak kapan?

_oOo_

Malam pun tiba. Aku sudah bersiap-siap untuk berangkat ke pesta ulang tahun Kyuhyun. Entah kenapa aku ragu untuk datang kesana. Hatiku, sedih! Aku merasa, aku tidak ingin mengakhiri hubungan ini.

Drtt. Drrtt.

From : Upil Evil CHO
Kau dimana? Kenapa belum datang? Setengah jam lagi pesta akan dimulai bodoh! Jika kau tidak sampai dirumahku dalam sepuluh menit, kau akan menerima hukuman dari ku!

Begitulah pesan dari kyuhyun. Penuh paksaan dan cacian. Tapi aku sudah terbiasa dengan itu semua. Bodoh aku memaki diriku sendiri. Aku memasukkan ponselku kedalam tas kecilku. Dan pergi menuju rumah kyuhyun.

Begitu sampai dirumahnya, aku disambut oleh ahra eonni -kakaknya kyuhyun-. “Kenapa kau baru datang? Kami semua sudah menunggu mu sejak tadi. Bocah setan itu tidak mau memulai pestanya sebelum kau datang”. Ucap ahra eonni. “Mianhae eonnie. Tadi macet dijalan” ucapku berbohong. Karena sebenarnya aku melama-lamakan keberangkatanku.
“Baiklah. Ayo masuk! Kau tidak ingin kan jika kyuhyun menghukummu?” Tanya ahra eonni sambil mengerling nakal ke arahku. Aku hanya tersenyum menanggapinya. Ya, seluruh keluarga Kyuhyun tahu jika aku hanya berpura-pira pacaran dengan Kyuhyun. Tapi mereka malah menerima ku dengan senang hati.

Kami masuk ke dalam. Dan ku lihat Kyuhyun menatapku dengan intens, tajam namun datar. Membuatku sedikit takut dan aku hanya bisa menundukkan kepalaku. “Kau terlambat choi sooyoung! Kau harus terima hukuman dari ku!” Ucap kyuhyun pelan begitu aku berdiri disampingnya. “Maaf, tadi jalanannya macet. Lagi pula aku tidak punya kendaraan super cepat untuk kesini” balasku berbisik. “Cih! Alasan!” Balasnya. Aku hanya diam saja. Dan Cho ahjumma memulai pesta ini dengan sambutannya.

***

Author pov

Pesta semakin larut. Semua terlihat menikmati hidangan yang tersedia. Sooyoung hanya duduk diam. Entah apa yang difikirkan, dia terlihat melamun. Namun, lamunannya terinterupsi ketika dia mendengar suara kyuhyun.

“Semuanya,mohon perhatiannya sebentar!” Ucap Kyuhyun sambil berdiri ditengah-tengah ruangan. Semua tamu pun mengalihkan perhatiannya pada sang empunya acara, begitupun dengan sooyoung.
“Sebelumnya aku ingin mengucapkan terima kasih pada kalian semua yang sudah datang ke pestaku. Dan malam ini, disini, dihadapan kedua orang tuaku dan kakakku, aku ingin melamar seseorang” ucapnya dengan tegas. Membuat semua orang termasuk sooyoung kaget. Begitu juga dengan keluarganya.

Ahra menyenggol lengan sooyoung bermaksud meledeknya. Mungkin ahra berfikir jika kyuhyun akan melamar sooyoung. Tapi sooyoung hanya bisa menunduk. Bukan menunduk malu, tapi dia berusaha menahan air mata nya dan juga sesak di dada nya. Karena ia tahu orang yang akan dilamar kyuhyun itu bukan dirinya. Dan hubungan mereka akan berakhir saat ini juga. Hubungan yang bahkan belum dimulai oleh keduanya.

“Aku Cho Kyuhyun ingin melamar Kim So Eun, untuk menjadi pasangan hidupku. Maukah kau menerima lamaranku ini So Eun-ah?” Ucap Kyuhyun sambil berjongkok didepan wanita cantik itu. Kim So Eun. Sooyoung menatap kejadian didepannya nanar. Mencoba menahan sakit yang menyerang hatinya. Sekuat tenaga dia menahan air matanya agar tidak jatuh tapi tidak bisa. Dia butuh tempat untuk menumpahkan cairan bening itu. “Sooyoung-ah? Gwaenchana?” Tanya ahra disampingnya. Menatap khawatir pada sooyoung. “Nan gwaenchana eonni. Aku mau ke toilet dulu. Perut ku sakit” jawab sooyoung lalu pergi. Ahra hanya menatap nanar ke arah sooyoung. “Aku tahu kau sedang tidak baik-baik saja, Sooyoung-ah!” Batin ahra.

***

Acara pun sudah selesai. Seluruh tamu sudah bubar. Menyisakan para pembantu rumah tangga di rumah kyuhyun yang sedang membereskan ruangan. Salah satu nya Sooyoung.
“Sooyoungie!” Ahra memanggilnya. Sooyoung menghentikan pekerjaannya. “Nde. Ada apa eonni?” “Bisa kita bicara sebentar?” Tanya ahra. Sooyoung mengangguk dan mengikuti ahra dari belakang.

Kini kedua gadis itu sedang berada diruang musik keluarga Cho. Ahra duduk didepan sebuah piano dan sooyoung mengikutinya. “Kau tahu kalau kyuhyun menyukai musik?” Tanya ahra. Dia menyentuh tuts-tuts piano itu. “Ya. Aku tahu. Dia sangat suka bernyanyi. Maka dari itu dia lebih memilih jurusan seni musik daripada management bisnis” jawab Sooyoung.

“Kau tahu dari mana?” Tanya ahra lagi. “Kyuhyun sendiri yang menceritakannya padaku”.
“Benarkah?” Sooyoung mengangguk mengiyakan. “Kau tahu? Kyuhyun itu bukan tipikal orang yang mudah bercerita. Apalagi tentang urusan pribadinya. Bahkan kepada kami keluarganya” ucap ahra sambil tersenyum. “Benarkah?” Kini ahra yang mengangguk mengiyakan.

“Apa yang kau ketahui tentang kyuhyun?” Tanya ahra lagi. Sepertinya ahra sengaja membuat pertanyan ini. “Eumm. Kyuhyun itu namja yang dingin tapi jika sudah mengenalnya lebih dalam, dia adalah sosok yang hangat. Dia juga namja yang kasar tapi sikap kasarnya itu adalah wujud perhatian darinya. Memang aneh, tapi justru akan lebih aneh jika kyuhyun bersikap lembut. Dan kyuhyun itu orang yang ambisius. Dia akan berusaha mendapatkan apa yang dia inginkan. Tapi tentunya dengan cara yang baik” ucap sooyoung sambil menerawang. Mengingat kembali semua kenangan-kenangan yang sudah dilewati bersama kyuhyun selama dua minggu menjadi yeojachingu bohongannya.

“Sepertinya kau sudah sangat mengenal kyuhyun luar dalam yah?” Ahra menatap sooyoung. “Ahh~ tidak juga! Aku pun baru mengenal kyuhyun dua minggu ini. Itu pun karena aku kalah taruhan darinya” sooyoung mengelak. “Ya. Aku tahu. Lalu, apa kau mencintai Kyuhyun?” Tanya ahra lagi. Masih menatap sooyoung. Membuat sooyoung sedikit gugup.

Tok.tok.tok

Suara ketukan pintu menginterupsi obrolan mereka. Membat sooyoung menghela nafas karena merasa terselamatkan dari pertanyaan ahra.

Cklek

Pintu terbuka dan nampaklah Kyuhyun disana. Lalu di berjalan menghampiri kedua wanita cantik itu. “Sedang apa kalian disini? Membicarakan aku ya?” Tanya Kyuhyun. “Percaya diri sekali kau bocah!” Ahra mencibir. “Hey, aku sudah besar noona! Kau tidak lihat tadi aku melamar so eun?” Balas Kyuhyun. “Hey! Lamaran mu ditolak sayang!” Balas ahra. “Bukan ditolak. Hanya saja belum diterima. Masih pending. Buktinya dia mau menerima ku sebagai namjachingunya” balas Kyuhyun.
“Yaa. Baiklah.baiklah. kau menang! Aku sedang malas berdebat denganmu”ucap ahra mengalah. “Aku keluar dulu yah. Masih banyak yang harus ku bereskan” ahra beranjak dari duduknya. “Aku ikut!” Ucap sooyoung. Sepertinya dia mau menghindar dari kyuhyun. “Tidak.tidak! Kau disini saja! Aku tahu kau lelah. Kau sudah terlalu sibuk membantu hari ini. Kyu, temani dia ya!” Ucap ahra lalu pergi meninggalkan dua sejoli ini.

kyuhyun duduk disamping sooyoung. Menggantikan tempat ahra tadi. Dan entah kenapa sooyoung menjadi gugup. Terlihat sekali dari raut wajahnya.
“Kau kenapa? Gugup?” Tanya kyuhuun sedikit meledek. “Heuh? Anniyo!” Balasnya.

Hening sesaat. Mereka fokus pada fikiran masing-masing. Entah apa yang mereka difikirkan.

“Gomawo” ucap Kyuhyun sambil menatap sooyoung lekat. Sooyoung pun membalas tatapan kyuhyun. “What for?” Tanya sooyoung tak mengerti. “For all the things that you’ve gave for me!” Jawab kyuhyun lagi. Sooyoung masih menatapnya. Seakan butuh penjelasan yang lebih jelas lagi.

“Yaa! Kenapa menatapku seperti itu! Hati-hati! Menatapku lama-lama bisa membuatmu jatuh cinta!” Ucap Kyuhyun yang nyatanya mencoba mengalihkan fokus sooyoung. “Bahkan aku sudah jatuh cinta padamu, kyu! Entah sejak kapan” batin Sooyoung namun berbeda dengan sikapnya yang malah mencibir kyuhyun.

“Sooyoung-ah!”
“Hmm?”
“Eumm.. begini. Karena aku sekarang sudah- eum- sudah bersama So Eun, aku- aku mau mengakhiri hubungan kita!” Ucap Kyuhyun terbata. Ia tidak tahu bagaimana cara mengungkapkan maksudnya. Karena, awal mereka berhubunganpun hanya karena sebuah taruhan konyol. Dan mengakhirinya dengan baik-baik seperti ini sedikit terasa err- aneh!

Sooyoung menunduk sambil sedikit meremas gaun berwarna peach pemberian khusus dari kyuhyun. Perasaannya menjadi sesak mendadak. “Apakah ini saat nya hubungan ini berakhir? Apakah aku tidak akan bertemu dengan kyuhyun lagi? Apakah aku tidak mempunyai kesempatan untuk bersama kyuhyun secara- nyata?” Batin sooyoung berkecamuk.

Tiba-tiba Kyuhyun menggenggam tangan Sooyoung. Membuat sooyoung menatap kyuhyun lagi. “Maafkan aku jika selama dua minggu ini sikapku padamu selalu menyakitimu. Bahkan aku berani menciummu” ucap Kyuhyun. “Dan kau mencuri ciuman pertamaku bodoh” sela sooyoung,namun hanya dalam hati. “Maafkan juga atas semua perkataan kasar ku. Mungkin kau selalu sakit hati akan hal itu. Kau tahu kan bagaimana sifatku-” belum selesai kyuhyun bicara sooyoung menyela “ya! Sudah hentikan! Aku sudah memaafkanmu. Lagipula, aku sudah terbiasa dengan sikapmu yang semena-mena dan perkataanmu yang kasar itu. Dan melihatmu yang meminta maaf begini sambil berkata dengan lembut, membuat mu terlihat aneh! Menyeramkan!” Ucap sooyoung. Sebenarnya, ia tak mau lebih jauh mendengar ucapan kyuhyun yang seolah menganggap hubungan mereka tidak punya arti apa-apa. Namun sooyoung mengartikan beda hubungannya ini. Dia- sudah benar-benar jatuh cinta pada kyuhyun. Terjebak didalam rasa yang tidak bisa dia jelaskan.
Kyuhyun hanya terkekeh sambil mengeratkan genggaman tangannya pada sooyoung. Dan sooyoung membalas genggaman itu.

“Ahh Iya! Mana kado unttukku?” Kyuhyun menyodorkan tangannya. “Kado? Untuk apa?” Tanya sooyoung. “Kado ulang tahunku bodoh! Kenapa kau tidak membawakan kado untukku?”
“Tssk! Kau kan sudah tua. Masih butuh kado? Lagipula, bukankah kau sudah mendapat banyak kado dari teman-temanmu itu? Dan juga, kado mobil lamborgini keluaran terbaru dari cho ahjussi apa belum cukup?” Sooyoung sedikit kesal. Sebenarnya sooyoung sudah menyiapkan sebuah kado untuk kyuhyun. Isinya sebuah sweater berwarna biru dongker dengan sedikit motif. Namun tidak jadi dia bawa dan malah disimpan dirumahnya.

“Itu kan dari mereka. Aku ingin kado dari mu!” Kyuhyun masih kekeh meminta. “Tapi aku tidak punya kado untukmu bodoh!” Sooyoung kesal, bahkan ia sampai memukul lengan kyuhyun. “Baiklah! Kalau begitu, bernyanyilah untukku! Anggap saja sebagai kado untukku” kyuhyun tersenyum membuat sooyoung luluh. “Baiklah! Aku akan bernynyi untukmu. Tapi, jangan komentar apapun setelah kau mendengar suara emasku! Dan setelah ini, aku mau pulang!” Jawab Sooyoung. Kyuhyun mengangguk menyetujui.
Sooyoung mulai memainkan jarinya diatas piano tersebut dan mulai bernyanyi

Tak ada kisah tentang cinta yang bisa terhindar
dari air mata
Namun ku coba menerima hatiku membuka
Siap untuk terluka

Cinta tak mungkin berhenti
secepat saat aku jatuh hati
Jatuhkan hatiku kepadamu
sehingga hidupku pun berarti

Cinta tak mudah berganti
Tak mudah berganti jadi benci
Walau kini aku harus pergi
Tuk sembuhkan hati

Walau seharusnya bisa saja dulu aku menghindar
Dari pahitnya cinta
Namun ku pilih begini
Biar kuterima
Sakit demi jalani cinta

Hanya kamu yang bisa
Bisa membuatku rela
Rela menangis karena mu

Cinta tak mungkin berhenti
Secepat saat aku jatuh hati
Jatuhkan hatiku kepadamu
Sehingga hidupku pun berarti

Cinta tak mudah berganti
tak mudah berganti jadi benci
Walau kini aku harus pergi
Tuk sembuhkan hati

(Cinta Tak Mungkin Berhenti by Tangga)

Sooyoung mengakhiri lagunya. Dan saat itu juga air matanya menetes. Mengalir melalui pipinya. Air mata yang menandakan betapa dia sudah jatuh cinta pada sosok namja yang kini sedang menatapnya dalam. Dadanya sesak karena dia tahu dia sudah tidak punya kesempatan untuk bersama namja itu lagi. Dan hatinya terasa sakit, karena dia sadar bahwa cintanya terhadap namja ini tidak akan pernah tersampaikan apalagi terwujudkan.

Entah perintah dari mana, kyuhyun membawa sooyoung dalam pelukan eratnya. Membuat yeoja itu menangis lebih kencang namun tanpa suara. Merasakan pilu yang mendera karena dia fikir ini adalah pelukan terakhir dari namja yang sudah mencuri hatinya.

“Sssstt. Uljima ! Kenapa kau menangis sooyoung-ah?” Tanya Kyuhyun sambil mengelus puncak kepala sooyoung. Sooyoung hanya menggeleng lemah. Membuat kyuhyun mencium puncak kepalanya. Dan sooyoung memejamkan matanya.

Cukup lama sooyoung menangis dipelukan Kyuhyun, sampai ia sendiri yang melepas pelukan itu. Sebenarnya ada rasa tidak rela dalam hatinya. Ia masih ingin terus memeluk kyuhyun bahkan dihari-hari berikutnya. Tapi, ia bisa apa? Kyuhyun kini bukan siapa-siapanya lagi. Bahkan dari awal pun mereka memang bukan siapa-siapa.

“Kenapa kau tiba-tiba menangis?” Tanya Kyuhyun sambil mengusap sisa jejak air mata dipipi sooyoung. “Tidak apa-apa. Aku hanya merasa senang karena akhirnya aku akan bebas dari hukuman taruhan konyol itu!” Jawab sooyoung dengan senyuman diakhir katanya. Membuat kyuhyun menyentil dahinya. “Yak! Sakit bodoh!” Omel sooyoung. Kyuhyun hanya tersenyum sambil mengelus dahi indah sooyoung.

“Mianhae” ucap Kyuhyun sambil terkekeh. Mereka berpandangan. Saling Menatap dalam bola mata dihadapannya. Dan seulas senyum terpati dibibir mereka.
“Sudah malam. Aku harus pulang!” Ucap Sooyoung lalu berdiri. “Biar ku antar” ucap Kyuhyun sambil berdiri juga. “Tidak perlu. Aku tahu kau pasti lelah. Istirahatlah!” Sooyoung menolak. Itu karena dia tidak ingin pertahanannya goyah. Ia sudah mencoba menguatkan hatinya untuk melepas kyuhyun malam ini. Dan ia tidak mau usahanya itu gagal karena kyuhyun mengantarnya sampai kerumahnya.

“Tapi ini sudah malam. Tidak baik jika wanita pulang sendirian!” Kyuhyun bersikeras ingin mengantar sooyoung. Tapi sooyoung tetap menolak dengan menggelengkan kepalanya. “Kau tidak perlu khawatir. Aku bisa menjaga diriku sendiri dengan baik!” Ucap sooyoung meyakinkan kyuhyun.

“Baiklah! Jika terjadi sesuatu segera hubungi aku!” Kyuhyun mengacak pelan rambut sooyoung. “Ne! Eum~ aku ucapkan selamat atas lamaran failed mu ah~ maksudku selamat atas hubunganmu. Hehehe. Semoga so eun mau menerima lamaranmu nantinya dan- kalian bahagia” sooyoung berkata dengan tulus. Kyuhyun tersenyum dan memeluk sooyoung lagi. Sooyoung juga membalas pelukan kyuhyun. Pelukan hangat yang tidak akan pernah dia dapatkan dari orang lain selain cho kyuhyun.

“Terima kasih banyak. Semoga kau juga bahagia dengan namja yang kau cintai dan mencintaimu. Nan jeongmal Saranghaeyo nae chingu-ya!” ucap kyuhyun sambil melepas pelukan nya. Lalu kyuhyun mencium dahi indah sooyoung. Membuat sooyoung memejamkan rapat matanya.

“Andai saja kau bisa mencintaiku lebih dari teman kyu, mungkin aku akan menjadi yeoja yang bahagia. Namun sayang, kau hanya mencintaiku sebagai teman. Tapi tak apa. Aku tahu, pertemuan kita memang tidak istimewa dan berakhirpun dengan biasa. Tapi kau adalah namja teristimewa dalam hidupku. Cinta pertamaku. Meski aku tidak bisa memiliku, tidak akan merubah rasa cintaku ini menjadi benci. Karena aku sadar, cinta itu tidak harus saling memiliki. Dan aku juga tahu. Disaat aku jatuh cinta, disaat itu pula aku harus siap patah hati. Ini memang menyakitkan, tapi aku yakin Tuhan sudah menyiapkan sesorang yang terbaik untukku kelak” batin sooyoung.

Kyuhyun melepas ciumannya. Menatap sooyoung dengan senyum lembut begitupun dengan sooyoung. “Aku pergi. Semoga kau bahagia dan selamat tinggal, kyuhyun-ah!” Sooyoung pun pergi dari rumah kyuhyun. Dengan segenap rasa cinta dan kenangannya yang tidak akan pernah dilupakannya.

=FIN=

Huwaaaaaaaaa. FF macam apa iniii???
Ancur banget !!!!
Maaf atas keabsurd-an ff nista ini. Jujur, author ngulang bikin ff ini ampe empat kali remake. Tapi tetep aja ancur berantakan seperti hatikuu~
Huhuhu =.=
Maaf untuk segala kekurangan di ff ini. Dengan senang hati Author terima kritik dan saran dari kalian tapi jangan ngebash and ngebully yak !
Thankyu buat yang udah mau baca, nge-like dan komen. Author mau bertapa digunung fujiyama dulu buat ngerefres otak :v
Paiiii ^^/

Love,
Achan_gimbelz

Advertisements

53 thoughts on “Cinta Tak Mungkin Berhenti

  1. Hiks… hiks… hiks… 😦
    Ending nya bkin mewek thor. Lagu ny jg pas bgt. Kasihan bgt sama soo eon..
    Sequel ny dong thorrr…
    Dtunggu krya lain ny sama sequel ny…

    Like

  2. Hiksss..thor, kalo bikin ff kyuyoung lagi tolong publish di KSI juga ya…kyuyoung ShipperIndo..banyak knight yg sering cari ff kyuyoung disana..tp akhir2 ini lagi kurang ff…hikss..padahal knight sering buka KSI..ff nya bagus thor, biarpun ending-nya menyedihkan..fighting thor…

    Like

    • thanks yaa sudah baca 🙂 aku udah coba kirim kok FF ku ke KSI, cuma ampe sekarang belom di publish juga. aku gak tau kenapa. mungkin aku nya kali yak yang salah tata cara kirimnya makanya gak dipublish2. heehee 🙂

      Like

  3. Pingback: [Link FF] Cinta Tak Mungkin Berhenti | Kyuyoung Shipper Indo

  4. Sedih bgt ffnya, tapi aku suka bgt sama alurnya. Kyu kenapa ga peka sih.. Sequel dong, rasanya masih ada yang ngegantung. Bikin kyuyoung bersatu :3

    Like

  5. Huaaaaa 😥 😥
    ff ini bikin saya mewek,, kasian sooyoung, cinta pertama emang selalu berakhir tragis(?) .

    Bikin sequel yaa thor,, aku ga rela kalo kyuyoung ga bersatu,, pokoknya kyuyoung harus bersama mengarungi hidup penuh cinta xD

    Like

  6. Wahh sad ending… gk terimaa..wkwkk
    smoga ada sequelnya, kyu gk tau diri udh bikin seenaknya ke soo dn skrng dy dgn seenak jidatnya ngelamar cwek lain di dpn soo
    kirain si kyu tba” bkal blng mau lamar soo, critanya surprise gitu.. trnyata enggak
    ditunggu bngt sequellnya

    Like

  7. berharap ada sequl thor masak endingnya soo gtu doang gk rela lah kalo gk kyu yg sadar sebenarnya dia cinta soo atau soo yg mendapat pengganti kyu pokoknya ada sequel thor

    Like

  8. yah ngga’ happy ending 😦
    thor bleh mnt sequel ngga’?buat kyuyoung bersatu gitu,
    tp ffnya ttp daebak 😀 tp hanya ngga’ rela aja kyuppa tdk mlh sooeon
    hehehe d tunggu sequelnya*klu ada*

    Like

  9. AUTHOR!!!!! Kau membuat aku nangis 😥 sedih banget sih ceritanya kasian Sooyoung nya, Kyuhyun kenapa gak peka sih? Aaaaa keren banget deh ff nya

    Like

  10. ahhhhhh thor:( kenapa harus sad ending?? aku kira tadi yg dilamar sooyoung(?) menurut aku kalo ini dijadiin semacem chap yg panjang gitu.. bagus bangettt

    Like

  11. Andwae andwae Soo sama Kyu gak bersama T.T kirain si Kyu mau ngelamar Soo tapi ternyata.. Huh sedih banget jadi si Soo cintanya bertepuk sebelah tangan

    Sequelnya boleh ya? Hehehe Daebak keep writing!~

    Like

  12. Yahh sooyoung terjebak di ‘Friendzone’ 😦 Kyu emang evil yahh,udah punya sooyoung ehh malah ngelamar so eun -_- Thor bikin sequelnya dong tapi kyuyoungnya bersatu hahahaha.

    Like

  13. sbnrny ak gk ska stiap ff kyuyoung sad. tpi….ap mw d.kata
    ak nyeseeeek bgt bcany

    sequel dong. buat kyu thu gmna sakitny soo slma ini

    Like

  14. Huee… Bikin mewek nih 😥 kasihan banget sih soo, udah jadi pacar pura2nya kyu.. Disaat soo mulai jatuh cinta ke kyu, ehh.. Kyu malah ngelamar so eun. Buat sequelnya donk unnie..

    Like

  15. Author #tarik Lengan baju
    Tegaaaaaa #mewek
    bikin gaLau di pagi hari..
    knpa soo eon di bikin nangis
    knpa engga pcrn beneran?
    Huaaaa huaaa..

    Like

  16. trus Sooyoung pulang tiba” ketemu cowo lain namanya Jung Kyung Ho.. huweeeeee……
    ceritanyaaa baguss…..
    dukasih sequel lebih bagus lagi buat kyuyoung bersatu endingnya….

    Like

  17. Pingback: KyuYoung Story – At Close ~(Sequel)~ | Bolang Famous Team

  18. perasaan dari kmaren baca ff disini sad mulu 😦
    tpi ff nya keren sih
    cuma aku ngga terima kalo harus sad ending 😥 *plak 😀

    Like

  19. ahhh sedihh 😭😭😭😭 knp ending nya kaya gini sihh lgi jga ngapain kyu suka ama kim so eun knp gak ama soo aja…

    Like

DON'T BE SHY, LEAVE A COMMENT!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s