(Special Present) Hope Is A Dream That Doesn’t Sleep


kyuyoung at sungai han

(Special Present) Hope is a dream that doesn’t sleep

This is just a special present from @achan_gimbelz for my lovely biased who born in this month, my lovely misterious couple, my prince and princess evill ♥KyuYoung♥

 

Hope you guys always healthy and always give knight your moments..

And hope you will be a real couple..

Yeah, i just can hope for you

Because i believe that a hope is a dream that doesn’t sleep~

Hope you like this guys!

Author pov

Pagi terlihat cerah. Sang mentari seolah ingin menunjukkan kegigihannya untuk memberikan kehangatan. Yah, kehangatan yang diharapkan ditengah cuaca dingin seperti ini. Hujan yang sejak semalam turun membuat jalan terlihat licin. Pohon-pohon terlihat bersih dari debu. Dan seorang yeoja terlelap nyenyak disinggasananya.

“Youngie, bangunlah! Bukankah kau harus ke gedung SM hari ini?” Taeyeon menepuk pelan pipi sooyoung. Yeoja yang terlelap nyenyak itu.

“Sebentar lagi taeng! Aku masih ngantuk sekali” ucap sooyoung sambil membenarkan letak selimutnya. “Aiish kau ini! Kau lihat, ini sudah jam sepuluh sooyoung-ah! Manager oppa sudah menunggumu diluar!” Taeyeon berucap lagi sambil menarik paksa selimut itu.

“Kau menyebalkan taeng!” Ucap sooyoung dengan kesal. Dan dengan terpaksa dia bangkit dari ranjangnya dan membersihkan diri secepat mungkin.

“Kenapa lama sekali?” Tanya manager oppa dengan nada kesal. Sooyoung mengerucutkan bibirnya dan duduk disamping sang manager. “Mianhae oppa. Aku lelah! Kau tahu kan semalam aku pulang jam berapa?” Ucap Sooyoung sambil memasang seatbeltnya. “Nde arrasseo! Tapi kau juga harus disiplin sooyoung-ah! Jadilah artis yang profesional!” Nasihat manager. Sooyoung hanya menjawab seadanya dan memejamkan kembali matanya. Sepertinya efek ngantuk masih dirasakannya karena semalam dia baru menyelesaikan jadwalnya pukul lima pagi.

“Dasar anak ini!” Ucap manager oppa sambil menggelengkan kepalanya melihat kelakuan salah satu adik perempuannya itu. Lalu dia menyuruh assistennya untuk menjalankan mobilnya menuju gedung SM.

***

Sooyoung pov

Menyebalkan! Kenapa hari ini aku harus latihan sendiri? Kalau saja jadwalku kemarin tidak sibuk, aku pasti akan ikut latihan bersama memberku yang lain. Dan jika saja SNSD tidak ada jadwal konser, mungkin kami juga tidak akan latihan seintensif seperti ini. Hufth!

Brukk

Aku menabrak seseorang. Sial! Rasa kantuk ini kenapa tidak mau hilang juga sih? Padahal aku sudah tidur lima jam lamanya.

“Apa kau baik-baik saja?” Tanya seseorang. Suara ini~ seperti suara kyuhyun oppa?

Aku mendongakkan kepalaku. Dan saat itu juga aku merasa terkejut. Orang yang tidak sengaja ku tabrak ini adalah Cho Kyuhyun. Seorang namja yang aku sukai sejak dulu sebelum debut. Dan bahkan sampai sekarang aku makin menyukainya. Ah ani- aku makin mencintainya. Dan sialnya saat ini jarak wajah kami sangat dekat. Oh jantungku!

“Sooyoung-ah? Kau baik-baik saja?” Aku terkesiap dari lamunan kecilku. Suaranya itu sungguh sangat menghanyutkan. Aish~ apa yang kau fikirkan choi sooyoung!

“N..n..nde! Aku baik-baik saja. Maaf aku tidak sengaja menabrakmu kyuhyun-ssi!” Ucapku. Ugh! Selalu saja aku merasa gugup didepan namja ini. Sial!

“Tidak apa-apa. Kau sedang apa disini?” Tanya Kyuhyun oppa. “Aku ada jadwal latihan” jawabku seadanya. “Sendirian?” Dia bertanya lagi. Apa maksud pertanyaannya itu? Apakah dia menanyakan memberku yang lain? Maksudku, seohyun?

Aku mengangguk sebagai jawaban. “Ya. Aku hanya tinggal berlatih untuk solo stage ku nanti”

“Kau sendiri sedang apa disini?” Tanyaku padanya. “Aku juga ada latihan vokal hari ini. Kalau begitu, aku permisi dulu, park songsaenim sudah menungguku. Bye!” Ucapnya sambil melambaikan tangan dan tersenyum padaku. Au membalas senyumnya dan juga melambai ke arahnya.

Andai saja aku bisa dekat dengannya seperti yoona. Andai saja aku bisa berduet dengannya seperti seohyun. Atau andai saja aku bisa bersahabat dengannya seperti victoria-ssi, aku pasti bahagia sekali.

Ahh, apa yang kau fikirkan choi sooyoung? Jika kau bisa dekat dengannya, apa kau yakin kau bisa menahan perasaan cintamu padanya? Kau bahkan sudah memiliki kekasih choi sooyoung! Seharusnya kau memikirkan kekasihmu bukan namja lain!

“Aku pasti sudah gila” gumamku sambil menggelengkan kepalaku. Akupun masuk ke dalam ruangan latihan dengan sedikit berlari. Aku sudah terlambat sekali!!

Author pov

Waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam. Sooyoung membereskan barang-barangnya dan keluar dari ruangan latihan. Ya, dia baru saja menyelesaikan latihannya. Karena tour konser dunia mereka akan segera berlangsung sebentar lagi.

Sooyoung baru saja ingin memencet tombol lift, tapi sudah didahului oleh tangan seorang namja. Sehingga kini tangan mereka saling bersentuhan.

“Ahh, mianhae Kyuhyun-ssi!” Ucap sooyoung sambil menarik tangannya. “Gwaenchana. Kau mau pulang?” Tanya Kyuhyun sambil masuk ke dalam lift diikuti oleh sooyoung.

“Nde. Aku baru selesai lati-” belum sempat sooyoung menyelesaikan ucapannya, ponselnya berdering. Dia pun meminta izin untuk mengangkat panggilan telepon itu.

“Yoboseyo”

“Nde oppa. Aku baru selesai latihan”

“Mwo? Lalu aku pulang dengan siapa? Apa kau meninggalkan mobil dibasement?”

“Huufth.. baiklah. Aku pulang naik taksi saja.

Sooyoung mengakhiri panggilan itu dan memasukkan ponselnya kedalam tas yang dibawanya.

“Ada apa?” Tanya kyuhyun. “Manager oppa tidak bisa menjemputku karena harus mengantar taeyeon ke sebuah acara” jawab sooyoung. “Mau ku antar?” Tanya Kyuhyun lagi. Membuat sooyoung menatap penuh tanya ke arahnya.

“Ya, aku hanya menawarkan saja. Kalau tidak mau juga tidak apa-apa” ucap kyuhyun sambil tersenyum canggung. “Eum.. apa tidak merepotkan?” Tanya sooyoung ragu. Sebenarnya dalam hati yeoja itu langsung mengiyakan tawaran yang sangat jarang bahkan tidak pernah dilakukan oleh namja yang disukainya ini.

“Tentu saja tidak. Dengan senang hati aku akan mengantarmu pulang sooyoung-ah!” Ucap Kyuhyun lagi. Sooyoung tertawa dan kyuhyun juga ikut tertawa. “Kajja” ajak Kyuhyun begitu pintu lift terbuka.

***

Suasana disekitar sungai han sangat sepi. Padahal waktu belum menunjukkan tengah malam. Semilir angin membuat suasana bertambah dingin. Tapi tidak membuat dua orang berbeda jenis kelamin ini untuk meninggalkan tempat yang cukup indah ini.

“Apa kau merasa dingin?” Tanya sang namja ketika melihat yeoja yang duduk tepat disampingnya menggosok-gosokkan kedua tangannya. Ini memang masih musim gugur tapi udara sudah terasa cukup dingin.

“Sedikit” jawab yeoja itu singkat. Namja itu pun membuka jaket yang sedang dipakainya lalu menyampirkan jaket tersebut kebahu yeoja itu.

“Kyuhyun-ssi, apa yang kau lakukan?” Tanya yeoja itu yang ternyata sooyoung. Dia sedikit terkejut karena perlakuan kyuhyun yang tiba-tiba seperti ini.

“Apa? Aku hanya meminjamkan jaketku untukmu. Sepertinya kau kedinginan” ucap namja itu sambil tersenyum.

“Lalu bagaimana denganmu? Apa kau tidak merasa kedinginan juga?” Tanya sooyoung sambil membenarkan letak jaket itu.

“Aku ini namja. Daya tahan tubuhku lebih kuat daripada dirimu sooyoung-ah!” Jawab Kyuhyun sambil tersenyum lagi. Membuat sooyoung makin tepesona pada senyum namja ini.

“Arrasseo. Keundae gomawo kyuhyun-ssi” ucap sooyoung sambil menundukkan wajahnya. Dia merasa malu karena dia merasa pipinya merona merah.

“Ne. Eum.. sooyoung-ah!” Ucap kyuhyun. Membuat sooyoung menatap kearahnya lagi. “Bagaimana hubunganmu dengan kyungho-ssi?” Tanya kyuhyun sedikit ragu.

Sooyoung menatapnya lekat. Ada sedikit perasaan aneh dihatinya ketika kyuhyun bertanya seperti itu.

“Kami baik-baik saja” jawab sooyoung singkat. Ia mengalihkan pandangannya ke depan. Memandangi aliran sungai han yang cukup kencang.

“Apa kau bahagia dengannya? Ah maksudku kau pasti senang kan mempunyai namjachingu sepertinya? Apalagi hubungan kalian sudah go ublic dan tidak menimbulkan masalah bagi karir kalian” tanya Kyuhyun lagi. Terdengar nada miris ketika Kyuhyun bertanya seperti itu. Dan sepertinya sooyoung juga merasakan hal seperti itu.

Kyuhyun pov

Aiishh!! Mulut sialan! Kenapa kau berbicara seperti itu,huh? Sooyoung diam saja dan suasana jadi sedikit awkward karena pertanyaan bodohku itu.

“Menurutmu, apa aku terlihat bahagia?” Tiba-tiba dia balik bertanya. Membuatku menatap ke arahnya yang masih tetap memandangi sungai han didepan kami.

Aku mengamati wajahnya dari samping. Dia masih sama seperti choi sooyoung yang dulu. Tidak berubah. Tetap Cantik!

“Aku rasa…. kau bahagia” jawabku ragu. Dia menatapku lekat “benarkah? apa aku terlihat bahagia dimatamu oppa?” Dia bertanya lagi dan membuatku mengernyitkan alisku. Apa maksud dari pertanyaannya? Apa dia tidak bahagia? Dan tadi dia memanggilku apa? Oppa? Kenapa aku jadi sedikit senang seperti ini?

“Apa maksudmu? Apa kau tidak bahagia berpacaran dengannya? Bukankah berpacaran secara terang-terangan itu adalah impian semua idol?” Tanyaku bingung

“Haaah.. entahlah. Aku fikir aku bahagia punya namja sebaik kyungho oppa. Tapi hatiku belum bisa merasakan kebahagiaan itu sepenuhnya” jawabnya sambil menunduk. Aku masih diam. Menunggu ucapan selanjutnya.

“Dulu saat awal aku debut, aku pernah menyukai seorang namja. Tapi aku tidak pernah mengatakan perasaanku itu padanya. Bukan karena aku takut ditolak oleh namja tersebut, tapi hatiku seolah tidak mengizinkanku untuk mengungkapkannya. Sampai pada akhirnya, kyungho oppa datang membawa cintanya untukku. Aku menerimanya karena dia seorang namja yang sangat baik hati. Tapi sampai sekarang perasaanku pada kyungho oppa tidak lebih dari sebatas kagum pada pribadinya” ucapnya panjang lebar mencurahkan isi hatinya. Jadi, selama ini dia hanya mengagumi kepribadiannya dan tidak ada perasaan lebih pada ahjussi tua itu? Oh, kenapa hatiku rasanya senang begini? Tapi tunggu, sooyoung bilang dia menyukai seorang namja? siapa?

“Jadi, kau tidak mencintainya?” Tanyaku hati-hati. Dia menghembuskan nafasnya pelan. Dan menatap lurus kedepan lagi.

“Entahlah” jawabnya singkat. “Lalu, apa kau masih mencintai namja yang dahulu itu?” Tanyaku penasaran.

Kulihat dia mengangguk. “Malah aku berharap suatu saat nanti, aku bisa bersama dengan namja itu. Namja yang kucintai sejak dulu hingga sampai saat ini” jawabnya. Dan saat itu juga hatiku rasanya sakit. Choi sooyoung masih mencintai orang lain. Dan itu berarti aku tidak punya kesempatan untuk bersamanya? Kenapa aku harus menjadi “sooyoung” juga? Apa aku juga hanya harus memendam rasa cintaku padanya?

“Siapa namja itu?” Tanyaku lugas. Memberanikan diri bertanya seperti itu. Dan aku menguatkan hatiku agar tidak sakit hati.

“Dia seorang namja biasa tapi spesial di mataku. Dia memiliki suara yang sangat indah yang paling aku sukai. Dia adalah namja yang aku cintai selama hampir sepuluh tahun ini. Dan namja itu adalah.. kau, Kyuhyun oppa” ucapnya sambil menatap ke arahku. Dan saat itu juga air matanya mengalir.

“Nde?”

***

Sooyoung pov

“Dia seorang namja biasa tapi spesial di mataku. Dia memiliki suara yang sangat indah yang paling aku sukai. Dia adalah namja yang aku cintai selama hampir sepuluh tahun ini. Dan namja itu adalah.. kau, Kyuhyun oppa” ucapku sambil menatap ke arahnya. Dan saat itu juga air mataku mengalir.

“Nde?” Ucapnya terkejut.

Aku menatap matanya yang sedang memandangku dengan raut bingungnya.

“Namja itu kau oppa. Aku mencintaimu sejak lama. Tapi aku tidak punya keberanian untuk mengatakannya” ucapku.

“Aku iri setiap kali kau dekat dengan yeoja lain. Aku sedih ketika melihatmu dipasangkan dengan seohyun. Dan aku juga sedih karena aku tidak bisa dekat denganmu seperti kau dekat dengan victoria. Tapi aku sadar. Aku memang bukan siapa-siapamu. Jadi aku tidak berhak untuk berharap banyak agar aku bisa dekat denganmu apalagi untuk bersamamu” ucapku sambil menundukkan wajahku. Menyembunyikan air mataku yang mengalir begitu saja.

Mungkin aku terlihat bodoh mengakui semua perasaanku pada kyuhyun oppa sekarang. Tapi sungguh, aku sudah tidak sanggup lagi memendam perasaan ini lebih lama. Aku sudah lelah berharap terlalu lama. Meski ku tahu, harapan itu adalah mimpi yang tidak pernah tidur. Tapi aku hanya yeoja biasa. Dan aku sudah tidak mengharapkan suatu hal yang mustahil ini aku dapatkan.

Cinta..

Rasa cinta ini sungguh membuatku benar-benar gila. Membuatku sakit. Dan membuatku lemah.

“Sooyoung-ah!” Kyuhyun oppa memanggilku tapi aku tidak berani menatapnya. Aku malah mengalihkan pandanganku dari wajahnya.

“Maaf jika perkataanku membuatmu terkejut oppa. Lupakan saja perkataanku barusan. Anggap saja aku tidak pernah mengatakan apapun padamu” ucapku lalu berdiri. Bersiap untuk meninggalkannya. Tapi dia menahan tanganku.

“Kajima!” Ucapnya dan perlahan membalikkan tubuhku untuk menghadap ke arahnya yang berdiri dihadapanku.

“Apa benar kau mencintaiku?” Tanyanya. Aku hanya bisa menundukkan kepalaku.

“Choi sooyoung, tatap aku!” Ucapnya sambil mengangkat wajahku dengan jarinya. Membuatku terpaksa menatapnya dengan linangn air mata yang sialnya tidak mau berhenti ini.

“Apa kau mencintaiku?” Tanyanya ulang. Aku memejamkan mataku dan mengangguk. Aku tidak berani menatap wajahnya. Tidak berani mengaku bahwa aku mencintai namja ini sambil menatap matanya.

Tapi tiba-tiba aku merasakan sebuah benda lunak singgah dibibirku. Aku membuka mataku dan saat itu juga aku membelalakkan mataku.

Kyuhyun oppa menciumku? DIA MENCIUMKU??? Oh my~

Dia melepaskan ciumannya lalu menatapku dengan jarak yang sangat dekat. Masih dengan keadaan hidung kami yang masih bersentuhan.

“Nado saranghae choi sooyoung! Saranghae!” Ucapnya tulus. Aku menatap matanya. Mencari kebenaran atas ucapannya. Dan itu terlihat jelas dimata indahnya.

“Ta-tapi, bagaimana bisa?” Tanyaku bingung. “Tentu saja bisa. Karena aku juga sudah lama mencintaimu” jawabnya.

“Mwo? Apa kau serius oppa?” Tanyaku lagi. “Aku sangat serius choi sooyoung!” Jawabnya tegas. Membuatku menunduk lagi.

“Waegurae?”

“Tapi, bagaimana dengan hubunganku dan kyungho oppa?” Tanyaku pelan

“Kau tenang saja. Aku yang akan mengatakan padanya. Kita akan menghadapinya bersama-sama. Asal kau berjanji akan terus berada disampingku!” Ucapnya penuh keyakinan.

“Kau serius?” Tanyaku lagi.

“Kau boleh bunuh aku jika aku berbohong!” Ucapnya sambil tersenyum lalu mengecup keningku. Membuatku memejamkan mata dan air mataku mengalir lagi.

Terima kasih Tuhan. Akhirnya kau bisa menyatukanku dengan cintaku meski aku harus bermimpi dan memendam persaan ini selama sekian tahun. Sekarang aku percaya, bahwa harapan adalah mimpi yang tidak pernah tidur..

*FIN*

Jangan pernah takut untuk bermimpi. Karena hidup berawal dari mimpi. Dan jangan pernah juga untuk berhenti berharap. Karena harapanlah yang bisa membuat kita tetap berusaha untuk hidup mengejar masa depan.

 

생일 축하 함니다 규현 오빠 ♥

생일 축하 함니다 수영 언니 ♥

Wish u all the best!! GOD Bless u all

Still love knight as long as you life

And always give us your precious love, precious moments and precious quality time~

★KNIGHT ALWAYS LOVE KYUYOUNG★

Knight ♥ 규영 forever!!

Terima kasih buat para knight yang udah setia sama evil couple tercinta ini. Semoga kedepannya harapan kita semua terwujud. Harapan agar kyuyoung beneran bisa jadi pasangan yang real..

Mohon maaf kalo ada banyak typo yang bertebaran. Maklumi aje yee, karena aku ngetiknya dalam kondisi gak fit dan maksain banget buat selesain ini sampe rela begadang 😦 maaf juga kalo ceritanya tidak memuaskan *deep bow*

Terima kasih juga udah baca. So, leave your precious coments then!

Last but not least,

#HappyKyuYoungDay

#HappyAnnivKnight

#PrinceAndPrincessEvilEver

 *gapapa kan yaa telat??* ^^v

Love,

Achan_gimbelz

Advertisements

41 thoughts on “(Special Present) Hope Is A Dream That Doesn’t Sleep

  1. terharu bacanya… ternyata kyuhyun dan sooyoung udah saling suka sama suka sejak dulu tapi mereka lebih memilih memendam perasaan masing ². namun akhirnya sooyoung mendapatkan kesempatan untuk menyatakan perasaan pada kyuhyun yang sebenernya. yeayy.. kyuyoung bisa bersatu. ditunggu ff kyuyoung lainnya..

    Like

  2. Pingback: [Link FF] Hope is a Dream That Doesn’t Sleep | Kyuyoung Shipper Indo

  3. nggg gmna yaa, aku berasa jadi soo deh
    soal nya aku juga ngerasain apa yg di rasain soo
    mendem cinta selama sepuluh taon -_-
    sakit gewlaa :’)
    tpi kalo boleh buat aku, maaf yaa, feel nya kurang dpt
    kurang greget
    yaa memang kyuyoung kurang deket dan akrab, tpi walopun begitu sebener nya mereka saling cinta tapi ngga tau knpa aku ngerasa klimaks nya kurang
    ehh bukan berati ff mu ngga bagus lho yaa
    bagus ko cuma aku, yg sampe skarang masih naksir doi, rasa sedikit kuranng
    udah deh cuapcuap nya
    keep writing yaa 😉

    Like

  4. wooaaahhh ff yg bikin harapan knight bangkit lagi?? Gak ada yg terlambat .duuh komen apaan sih gaje. Mianhae kak baru komen,eh ini komenan nongol gak sih??

    Like

DON'T BE SHY, LEAVE A COMMENT!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s