Billionaire’s Love Part 5


COVER FF BILLIONAIRE

Billionaire’s love part 5

Author : @achan_gimbelz

Cast : Choi Sooyoung

Cho Kyuhyun

Choi Siwon

Kwon Yuri

Kim Hyoyeon

Lee Hyukjae

Length : Series

Genre : Romance Comedy, Passion Romance

Rate : 17

Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4

Author pov

Apa yang dipinta oleh Tuan Choi kini benar-benar terjadi. Saat ini Kyuhyun, Tuan dan Nyonya Choi, Siwon dan Sooyoung sedang berada di ruang tamu kediaman keluarga Choi yang super mewah.

Setelah acara makan siang kemarin, Siwon langsung menghubungi Kyuhyun untuk datang kerumahnya guna membicarakan masalah pernikahannya dengan Sooyoung. Awalnya Kyuhyun menolak karena dia menganggap ini adalah masalahnya dengan Sooyoung saja bukan dengan keluarganya. Tapi ketika dia mendengar suara Sooyoung yang juga menyuruhnya untuk datang, akhirnya Kyuhyun pun menurutinya. Dan disinilah dia sekarang.

Kyuhyun menatap Sooyoung yang terus menundukkan kepalanya sejak dirinya tiba disini. Tuan Choi dan Siwon terus memperhatikan Kyuhyun yang hanya memandangi anak perempuan kesayangan keluarga Choi itu dalam diam.

“Ekhem”

Tuan Choi berusaha menarik perhatian semua orang yang ada diruangan itu untuk menatap ke arahnya. Mendengarkan apa saja yang akan beliau sampaikan pada pertemuan kali ini.

“aku tidak akan berbasa-basi. Aku sudah tahu apa yang terjadi antara kau dan putriku, Cho Kyuhyun. Jadi aku rasa kau sudah tahu apa maksudku mengundangmu kesini.” Ucap tuan Choi membuka percakapan. Kyuhyun memandang pria paruh baya dihadapannya dengan tatapan lurus. Tidak ada raut ketakutan atau merasa terintimidasi karena tidak ada di zona kekuasaannya.

“Jadi, apa benar kau mau menikahi putriku?” Tanya Tuan Choi. Kyuhyun mengangguk pasti dan menjawab “ne” dengan sangat tegas. Menunjukkan bahwa ia benar-benar serius dengan ucapannya.

Tuan Choi menghela nafasnya berat sambil membenarkan letak kacamatanya.

“Kau tahu Kyuhyun-ssi, pernikahan itu bukan suatu permainan yang bisa kau anggap remeh.” Ucap Tuan Choi lagi.

“Aku tahu.”

” kau tahu? Tapi kenapa kau sangat gegabah, huh? Menyiapkan pernikahan hanya dalam waktu singkat? Apa kau yakin Sooyoung mau menikah denganmu?” Tanya Siwon sarkastik.

“Tenanglah nak.” Nyonya Choi menepuk bahu Siwon pelan.

“Aku percaya Sooyoung mau menikah denganku” ucap Kyuhyun penuh percaya diri.

Sooyoung mendongakkan kepalanya ketika namanya disebut oleh Kyuhyun. Lalu menatap lelaki itu dengan tajam.

“Aku bahkan langsung menolak saat pertama kali kau mengatakan ingin menikahiku!” Desis Sooyoung. Siwon tersenyum meremehkan kearah Kyuhyun.

Dan Kyuhyun? Namja itu hanya bisa diam. Rahangnya mengeras tanda bahwa dia marah. Marah karena merasa dipermalukan dihadapan keluarga Choi. Dan salah satu saingan terberat dalam bisnisnya. Ini bisa saja menjatuhkan harga dirinya sebagai konglomerat, eksekutif muda kaya raya  yang terkenal dingin, dan disegani tapi ternyata malah ditolak secara mentah-mentah oleh seorang wanita.

Namun, meski dia terlihat marah tapi tatapan matanya justru menunjukkan bahwa dia kecewa. Kyuhyun kecewa karena wanita itu menolak lamarannya, yang artinya wanita itu tidak mau mewujudkan permintaan ibunya.

Sooyoung yang menatap mata Kyuhyun jadi merasa bersalah. Dia tahu arti tatapan Kyuhyun. Dan namja itu memang terlihat bersungguh-sungguh untuk mewujudkan permintaan terakhir ibunya. Itu berarti, Kyuhyun menyayangi Hanna, kan?

Tapi, sifat arogan Kyuhyun masih mengganjal hatinya untuk menerima namja itu sebagai calon suami. Dan juga, Sooyoung belum mengenal Kyuhyun.

“Baiklah, aku tidak ingin ikut campur pada masalah ini. Aku hanya ingin melindungi Sooyoung yang sudah kuanggap sebagai anak kandungku sendiri. Tapi tetap semua keputusan ada ditangan Sooyoung. Jika Sooyoung menerima pernikahan ini, aku akan merestuinya. Tapi dengan syarat, pernikahan kalian harus dilaksanakan setelah Siwon dan Yuri menikah.”

“NE?”

Semuanya terkejut mendengar keputusan Tuan Choi. Siwon menatap ayahnya tidak percaya. Bagaimana mungkin ayahnya bisa mengatakan hal seperti itu dengan mudahnya? Apa itu tandanya ayahnya menyetujui Sooyoung menikah dengan Kyuhyun?

“Tapi, jika Sooyoung menolak menikah denganmu, maka kau harus menjauhinya. Kau setuju Cho Kyuhyun-ssi?” Lanjut tuan choi. Kyuhyun lantas menatap Sooyoung dalam. Seolah berharap wanita itu mau menerimanya. Sooyoung pun juga menatap Kyuhyun dengan intens. Hati dan fikirannya masih berkecamuk. Hatinya mengatakan bahwa dia ingin mewujudkan permintaan Hanna. Tapi otaknya tidak berfikir demikian.

“Kalian tidak perlu gegabah dalam mengambil keputusan. Aku tahu, kau ingin mewujudkan permintaan terakhir ibumu, Kyuhyun-ssi. Tapi pernikahan tidak semudah kau mendapatkan tender untuk bisnismu. Aku tahu, Sooyoung pun juga ingin menghormati permintaan ibumu. Tapi semuanya butuh waktu dan proses. Kenapa kalian tidak mencoba untuk berteman dahulu? Mengenal lebih dekat satu sama lain? Jika kalian merasa saling cocok, kalian bisa menikah dan impian ibumu tercapai. Tapi kalau kalian tidak merasa cocok, kalian bisa menolak permintaan Hanna-ssi. Aku yakin, ibumu pasti akan memakluminya.” Ucap Nyonya Choi bijak.

Sooyoung menundukkan kepalanya. Apa yang diucapkan ibunya itu benar. Mungkin Sooyoung dan Kyuhyun memang butuh waktu untuk saling mengenal terlebih dahulu.

“Ibu benar. Aku butuh waktu untuk memikirkan ini semua. Dan mungkin aku akan mempertimbangkan untuk berteman denganmu.”

Bagai angin segar yang didapatkan setelah keluar dari gua bawah tanah, Kyuhyun tersenyum mendengar ucapan Sooyoung yang sangat terdengar manis ditelinganya. Apakah ini artinya Sooyoung mau membuka hatinya untukku? Batin Kyuhyun.

“Baiklah. Aku rasa apa yang diucapkan Nyonya Choi benar. Aku akan memberikanmu waktu, Sooyoung-ah!” Ucap Kyuhyun.

Nyonya Choi tersenyum senang ketika melihat wajah Sooyoung berubah sedikit cerah. Dan ia bersyukur karena anak perempuannya itu mengambil keputusan yang tepat.

“Jadi, kapan kau akan menikahi Yuri, Siwon-ah?” Kini tuan Choi beralih menatap Siwon. Yang ditanya menjadi sedikit gugup. Dia memang sudah sangat serius dengan hubungannya bersama Yuri. Tapi dia belum memikirkan kapan tepatnya dia benar-benar meresmikan kekasihnya itu menjadi istrinya.

Tapi, karena masalah Sooyoung ini membuatnya langsung berfikir untuk melaksanakan pernikahan dengan Yuri. Ya, sesuai dengan perkataan ayahnya, Siwon ingin menikah sebelum Sooyoung menikah dengan Kyuhyun.

“Besok aku akan bicarakan dengan Yuri dan keluarganya.” Ucap Siwon santai.

Pletak!!

Tuan Choi memukul kepala Siwon gemas. Membuat Siwon meringis kesakitan.

“aww!! Sakit ayah!” Protes Siwon.

“Rasakan itu, anak nakal! Kau bilang kau akan membicarakan soal pernikahanmu dengan Yuri dan keluarganya? Kau tidak mau mengajak ayah dan ibumu ini, huh?” Omel tuan Choi.

“Ya Tuhan, tentu saja aku akan mengajak ayah dan ibu!” Balas Siwon.

Sooyoung tertawa puas melihat oppa nya itu diomeli oleh ayah mereka. Kyuhyun yang hanya menonton ikut tersenyum kecil meskipun tidak terlihat kalau ia sedang tersenyum. Keluarga ini sangat hangat, penuh kasih sayang. Dan Kyuhyun merasa iri melihat keharmonisan keluarga Choi ini. Kyuhyun menatap ke arah Sooyoung yang tidak sengaja bertemu pandang dengannya. Menatap Sooyoung dalam diam namun kali ini terlihat sangat menghanyutkan.

“Berhenti menatap adikku seperti itu, Kyuhyun-ssi!” Suara Siwon memutuskan pandangan kedua insan itu. Kyuhyun dan Sooyoung menjadi salah tingkah karena ulah Siwon.

Nyonya dan Tuan Choi pun secara diam-diam tersenyum melihat kelakuan dua anak muda itu.

“Yasudah, lebih baik kita makan siang dahulu. Sudah waktunya makan siang. Kau makan siang disini saja, Kyuhyun-ssi” Ucap Nyonya Choi.

“Maaf Nyonya Choi. Aku harus kembali ke kantor. Ada beberapa pekerjaan yang harus aku tangani.” Tolak Kyuhyun secara halus. Padahal itu hanya alibi Kyuhyun untuk segera cepat pergi karena tidak tahu kenapa dia mendadak merasa canggung.

“Oh? Sayang sekali. Kalau begitu, kapan-kapan saja kau makan siang bersama kami.”

“Jika tidak merepotkan.”

“Tentu tidak akan merepotkan. Aku justru merasa senang kalu kau menerima ajakan kami.”

Kyuhyun tersenyum dan berpamitan pergi dari kediaman keluarga Choi yang sangat nyaman untuk ditinggali itu. Kyuhyun memasuki mobilnya dengan senyuman yang bertengger dibibir manisnya. Fikiran buruknya ternyata salah. Ia fikir keluarga Choi akan menolaknya secara mentah-mentah. Tapi ternyata mereka menerima dirinya dengan tangan terbuka. Sekarang, tinggal menaklukkan sasaran alias Choi Sooyoung.

“Aku pastikan kau akan jadi milikku, Choi Sooyoung.” Gumam Kyuhyun pelan.

***

Sooyoung pov

Huaaaa!!!

Hari ini sangat melelahkan! Dan tentu saja sangat mendebarkan. Aku masih mencerna apa yang baru saja terjadi hari ini. Aku dan Kyuhyun sudah membicarakan masalah pernikahan ini baik-baik. Dan aku memutuskan untuk memulai pertemanan dengan Kyuhyun? Astaga, Soo! Kemana sifat angkuhmu saat pertama kali kau menolak Kyuhyun secara tegas, huh? Makiku pada diri sendiri.

Huufth..

Entah apa yang aku fikirkan saat mengatakan bahwa aku mau berteman dan mengenal Kyuhyun lebih dekat dulu. Tapi saat melihat tatapan mata Kyuhyun tadi, aku merasa telah mengambil keputusan yang tepat. Aku tahu, Kyuhyun benar-benar sangat menyayangi Hanna eomma. Kalau tidak, bagaimana mungkin dia sangat keras kepala ingin menikah denganku.

Tapi, apakah kami akan menikah nanti? Tanpa cinta diantara kami?

Tidak, aku tidak ingin menjalani rumah tangga tanpa ada rasa cinta didalamnya. Mungkin aku memang wanita brengsek yang bekerja di klub malam, tapi aku juga ingin menikah dengan pria baik yang aku cintai dan mencintaiku.

Baiklah, aku akan mencoba untuk mengenal Kyuhyun lebih dalam. Jika Kyuhyun memang berhasil membuatku jatuh cinta, maka aku akan menerima pernikahan ini.

Tapi, apa mungkin Kyuhyun juga mau belajar untuk mencintaiku?

Ahh, kenapa aku jadi sangat berharap dia mau mencintaiku? Aku hanya perlu percaya pada takdir Tuhan. Jika DIA memang menggariskan bahwa Kyuhyun jodohku, sekuat apapun aku menolak, aku tidak akan bisa jauh dari Kyuhyun. Perkataanku benar, kan?

“Ya, Yuri. Aku sudah mendengarnya dari Sooyoung.” Suara Hyoyeon menyadarkanku dari lamunan kecilku. Ya, saat ini aku sedang berada di kamar Hyoyeon eonni. Dia dan Hyukjae oppa tinggal di lantai 5 klub malam milik Siwon oppa, tempatku bekerja juga. Ini karena suruhan Siwon. Dia bilang, akan lebih efektif jika Hyoyeon dan Hyukjae tinggal disini daripada di apartement. Karena akan lebih mudah mengawasi sekaligus menjaga klub ini.

Hyoyeon dan Hyukjae oppa sudah menikah tiga tahun lalu saat pertama kali aku bekerja di klub malam ini. Mereka hanya menikah secara agama, dan belum mendaftarkan pernikahan secara resmi ke negara.

Hyukjae oppa bilang, mereka hanya perlu mengesahkan status mereka dihadapan Tuhan. Yeah, mereka suka melakukan sex, dan mereka tidak mau berbuat dosa. Maka menikah adalah satu-satunya jalan yang harus mereka lakukan agar semuanya benar dimata Tuhan. Mereka yang sama-sama hidup sebatang kara, tidak perlu repot-repot menggelar upacara pernikahan yang sangat mewah. Mereka hanya membutuhkanku, Yuri dan keluarga Siwon oppa untuk menjadi saksi pernikahan mereka.

“Tentu. Besok pagi aku akan datang ke rumahmu untuk membantu menyiapkan pertemuan keluargamu dengan Siwon.” Kini Hyoyeon eonni duduk disebelahku.

“Eo! Sooyoung sedang berada disebelahku. Wae?”

“Ada apa Yul?” Tanyaku begitu Hyoyeon eonni mengaktifkan loud speaker ponselnya.

“Yak! Ini semua salahmu, Soo! Karena kau, pernikahanku jadi dipercepat.” Aku terkekeh mendengar protes dari Yuri. Dia memang selalu seperti ini. Yuri dan Siwon memang sudah pacaran sangat lama. Tapi entah apa alasan mereka tidak mau melangsungkan pernikahan secepatnya. Yuri bilang dia masih ingin menikmati masa lajangnya. Padahal, setelah mereka menikahpun tidak akan ada yang berubah dengan kehidupannya. Maksudku, kebiasaannya sehari-hari. Toh, dia akan tetap bersama Siwon dan tetap menjadi temanku dan Hyoyeon eonni.

“jangan menyalahkanku, Yul! Ini semua perintah dari ayah. Beliau yang mengatakan bahwa Siwon harus menikah lebih dulu sebelum aku menikah.” Balasku.

“Tunggu! Jadi, kau menerima untuk menikah dengan Kyuhyun?” Pertanyaan Yuri berhasil membuatku bungkam. Sial! Sepertinya aku salah bicara. Tapi, memang seperti itu kan yang ayah bilang?

Ku dengar Hyoyeon eonni tertawa geli disampingku. Aku hanya mendengus kesal melihatnya.

“Ya. Sooyoung akan menikah dengan Kyuhyun. Entah dalam waktu cepat atau lambat. Tapi yang jelas, sebelum Sooyoung menikah, kau yang lebih dulu melepas status lajangmu, Yul!” Ucap Hyoyeon eonni. Ku dengar Yuri menghela nafasnya dengan berat.

“Kenapa dengan reaksimu itu? Kau tidak mau menikah dengan Siwon?” Tanya Hyoyeon eonni. Aku hanya tersenyum mendengarnya, lalu mengambil cemilan di toples diatas meja.

“bukannya aku tidak mau, hanya saja terlalu cepat eonni!”

“Hei, pikirkan saja kelebihan dari pernikahanmu ini. Setidaknya, Sooyoung akan memanggilmu dengan panggilan eonni lebih cepat dari seharusnya. Kau tahu kan bagaimana Choi abeoji akan memarahi Sooyoung kalau dia tidak memanggilmu dengan sebutan kakak ipar?” Dan mereka tertawa bersama. Aku semakin mendengus kesal mendengar ucapan Hyoyeon. Karena yang dia ucapkan itu benar. Dan aku sangat tidak rela memanggil nona dinosaurus itu dengan sebutan kakak ipar. Usia kami hanya berbeda dua bulan, dan aku harus memanggilnya eonni? Oh, Shit man!

“Hahaha. Kau benar eonni. Nah, Choi Sooyoung mulai saat ini kau harus memanggilku eonni. Ayo, panggil aku eonni, anak manis!”

“Yak! Hentikan nona dinosaurus! Sampai kapanpun aku tidak rela memanggilmu eonni!” Ucapku kesal. Tapi aku juga tertawa karena merasa geli membayangkan aku memanggilnya eonni.

“Hahaha. Terserah apa katamu, soo!” Balas Yuri. “Kalau begitu, aku tutup dulu teleponnya. Aku harus pergi membeli bahan makanan untuk acara besok.” Lanjutnya.

“Baiklah. Sampai bertemu besok!” Balas Hyoyeon lalu memutuskan sambungan telepon.

Tiba-tiba ponselku bergetar tanda ada sebuah pesan.

Namja arogan

Nanti malam aku ingin bertemu denganmu di restoran Jewelry. Aku akan menjemputmu pukul 7.

Apa? Kyuhyun mau mengajakku bertemu? Untuk apa? Bukankah kami baru saja bertemu tadi?

Aku tidak bisa. Aku harus bekerja.

Namja arogan

Aku tidak terima penolakan darimu!

Namja ini menyebalkan sekali. Selalu saja memaksa!

Aku tidak peduli!

Aku melempar ponselku ke meja dengan kesal. Aku sangat tidak suka ada yang memaksaku. Dan namja ini malah memerintahku seenaknya saja. Dia fikir dia siapa?

“Ada apa?” Tanya Hyoyeon.

“Tidak ada apa-apa!” Balasku. Hyoyeon memicingkan matanya menatap ke arahku. Dia pasti taju aku sedang berbohong.

Aku menghela nafas berat. Hyoeyeon memang selalu tahu kapan aku bohong atau tidak. Dia memang sangat mengenal diriku. Atau aku yang memang tidak bisa berbohong padanya.

“Kyuhyun mengajakku bertemu untuk makan malam. Tapi aku menolaknya.”

“Wae?”

“Karena aku tidak mau. Dia sangat memaksa dan aku benci dipaksa. Kau tahu itu, kan?”

“Kau benci dipaksa atau karena kau merasa malu dan belum siap bertemu dengannya setelah kejadian pagi tadi, heum?” Tanya Hyoyeon dengan wajah usilnya. Sial! Kenapa ucapannya bisa tepat sasaran begitu? Yeah, Hyoyeon benar. Sebenarnya aku belum siap bertemu dengan Kyuhyun lagi setelah pertemuan tadi pagi. Aku masih merasa- malu. Oh sial! Kenapa aku jadi seperti remaja yang baru saja ditembak oleh kekasih barunya?

Hyoyeon tertawa melihat a

ku yang hanya diam. Ya, tertawalah sepuasmu gadis blonde!

“Hentikan tawa setanmu itu, Hyo!” Ucapku sedingin mungkin. Hanya untuk membuatnya berhenti tertawa. Tapi sialnya dia justru tertawa lebih puas.

“Jadi, uri Sooyoungie sudah mau menerima Kyuhyun-ssi, eoh?”

Terserah apa katamu, Hyo!

****

Author pov

Sooyoung memasuki apartemennya yang gelap. Waktu sudah menunjukkan pukul 6 sore dan dia baru kembali dari kediaman Hyoyeon.

Melemparkan tas ke atas kasur dan juga tubuhnya dengan sedikit kasar. Menatap langit-langit kamarnya dalam diam.

Eomma, apakah yang aku lakukan ini benar? Tanya Sooyoung pelan entah pada siapa.

Ponsel Sooyoung berdering tanda ada telepon masuk, dia pun meraih ponsel yang berada didalam tasnya. Dahinya mengerut keras ketika nama Kyuhyun tertera di layar ponselnya.

“Ya! Ada apa lagi?” Ucap Sooyoung galak.

“Buka pintu apartemenmu, Choi!”

“Mwo?”

“Cepat buka!”

“Ya! Aku tidak mau bertemu denganmu tuan pemaksa!”

“Cepat buka! Jangan sampai aku yang membukanya sendiri!”

Sooyoung langsung menutup panggilan itu dan menghembuskan nafasnya kasar. Namja ini benar-benar selalu tahu bagaimana cara menguras emosinya.

Sooyoung beranjak dari kamarnya dan menuju pintu depan. Karena telinganya sudah tidak tahan mendengar deringan bel apartemennya yang berbunyi.

Sooyoung membuka pintunya dengan kasar dan sedikit terkejut ketika melihat Kyuhyun dan beberapa bodyguard berdiri dibelakangnya.

“Apa yang kau lakukan disini?” Tanya Sooyoung galak.

“Tentu saja aku mau menjemputmu.”

“Kau bilang pukul tujuh? Ini masih pukul enam, Cho Kyuhyun!”

“Aku tiba lebih cepat karena aku baru tiba dari jeju”

Sooyoung melongo ditempatnya. Tiba dari Jeju? Bagaimana bisa? Bahkan mereka baru saja bertemu dan berpisah tadi siang. Tapi secepat itukah dia bolak-balik ke Jeju?

“Aku punya pesawat pribadi, Choi. Jadi sangat mudah dan cepat bagiku untuk bepergian”

Sooyoung tersadar karena ucapan sombong Cho Kyuhyun. Hell yeah! Apapun bisa dilakukan oleh Cho Kyuhyun, Soo! Kau ingat kan kalau dia ini namja super kaya raya?

“Aku tidak peduli”

“Terserah padamu. Jadi, kau siap pergi sekarang?” Tanya Kyuhyun.

“Sudah ku bilang, aku tidak mau pergi denganmu, Cho Kyuhyun!”

“Aku tidak menerima penolakan, Choi!”

Sooyoung menghembuskan nafasnya kasar. Beradu argumen dengan Kyuhyun tidak akan berujung meski perang dunia ketiga ada lagi.

“Dengar, aku sangat lelah karena pertemuan kita tadi pagi. Dan lagipula aku harus bekerja sebentar lagi. Jadi, aku ingin gunakan waktuku saat ini untuk istirahat sejenak. Kau mengerti tuan super sibuk?” Ucap Sooyoung sambil meletakkan kedua tangannya didepan dada.

“kalau begitu, kita makan malam di apartemenmu saja. Lagipula aku juga sedikit lelah.” Sooyoung membelalakkan matanya lebar. Berharap ada yang salah dengan indra pendengarnya itu.

“Kalian bisa pergi dari sini sekarang. Tinggalkan saja mobilnya di parkiran.” Perintah Kyuhyun pada beberapa bodyguard dibelakangnya. Setelah menjawab ya, mereka semua pergi dan meninggalkan Kyuhyun dan Sooyoung.

“Ya! Kau fikir, apa yang sedang kau lakukan, Cho Kyuhyun?” Sooyoung berteriak kencang pada Kyuhyun.

“Apa? Aku hanya sedang mencoba memulai pendekatan denganmu. Bukankah tadi pagi kau bilang mau mencoba untuk berteman denganku?” Lagi-lagi Sooyoung melongo ditempatnya mendengar perkataan Kyuhyun. Dan hal itu dimanfaatkan oleh Kyuhyun untuk masuk kedalam apartemen Sooyoung.

“Kena kau Choi Sooyoung!” Batin Kyuhyun disertai dengan seringaian kecil dibibirnya.

Sooyoung mengerjapkan matanya beberapa kali sebelum akhirnya tersadar Kyuhyun telah masuk kedalam apartemennya. Lantas dia menutup pintunya dengan kasar. “Cobaan apalagi ini, Tuhan?” Batin Sooyoung.

Kini Kyuhyun sedang duduk di meja makan sambil menatapi Sooyoung yang sedang menata makanan. Jangan tanyakan apa yang terjadi pada mereka sebelumnya karena yang sebenarnya terjadi adalah Kyuhyun dan Sooyoung hanya diam. Tidak melakukan apapun. Hingga setengah jam kemudian, Sooyoung yang lebih dulu beranjak menuju dapur untuk menghangatkan makanan. Beruntung nyonya Choi memberikan beberapa makanan untuk Sooyoung bawa pulang setelah dari pertemuan tadi siang.

“Kau memasak semua ini sendiri?” Tanya Kyuhyun melihat beberapa menu makanan rumahan terletak dihadapannya dengan penuh nafsu.

“Tidak. Ini pemberian dari ibu. Aku hanya menghangatkannya saja. Lagipula aku tidak mau repot-repot masak untukmu” balas Sooyoung cuek.

“Kenapa begitu? Kau harus mulai membiasakan diri untuk menyiapkan makanan untukku.” Ucap Kyuhyun. Sooyoung menghentikan tangannya yang sedang menuangkan air minum kedalam gelas.

“Untukmu?”

“Ya. Karena sebentar lagi kau akan menikah denganku, bukan? Jadi kau harus memasakkan makanan untuk suamimu ini.” Sooyoung merasakan pipinya memanas. Perutnya merasa tergeletik mendengar ucapan Kyuhyun. Sebenarnya dia merasa aneh, tapi hatinya merasa- senang.

Kyuhyun menahan senyumnya melihat sikap Sooyoung yang tiba-tiba diam seperti itu. Dia tidak menyangka kalau Sooyoung akan bereaksi seperti ini atas ucapannya.

“Hentikan omong kosongmu, Cho Kyuhyun!” Ucap Sooyoung pura-pura galak. Lalu dia duduk dihadapan Kyuhyun. Menyendokkan nasi ke piring miliknya. Dan bersiap untuk makan.

“Ya! Kenapa kau tidak mengisi piringku juga?” Sooyoung menghentikan suapan yang hampir saja masuk kedalam mulutnya. Menatap Cho Kyuhyun yang sedang menyodorkan piring kehadapannya seperti seorang anak kecil yang meminta makanan tambahan pada ibunya.

“Kau bisa mengambilnya sendiri!”

“Tapi aku tamu disini. Seharusnya kau melayaniku dengan baik.”

“Tapi kau itu tamu yang tidak diundang. Seperti setan!” Gerutu Sooyoung tapi tetap juga mengisi piring Kyuhyun dengan nasi.

Kyuhyun tersenyum tulus melihat Sooyoung memperlakukannya dengan baik. Yah, meskipun mereka harus saling melontarkan kata-kata kasar terlebih dahulu. Tapi setidaknya, hubungan mereka sudah jauh lebih baik daripada saat pertama mereka bertemu.

“terima kasih, calon istriku.” Ucap Kyuhyun pelan. Sooyoung membelalakkan matanya mendengar gombalan Kyuhyun. Tapi dia hanya bisa diam membisu. Dan mereka makan dalam suasana canggung. Ah, hanya Sooyoung sebenarnya yang merasa canggung karena Kyuhyun hanya fokus terhadap makanan dihadapannya. Wajahnya terlihat sangat bahagia ketika merasakan makanan masuk kedalam mulutnya. Seperti seseorang yang baru pertama kali makan makanan lezat.

“Kenapa menatapku seperti itu?” Tanya Kyuhyun dengan mulut yang cukup penuh.

“Cara makanmu aneh. Kau seperti orang yang baru pertama kali makan makanan enak.”

“Ini memang pertama kalinya aku makan makanan ala rumahan seperti ini setelah hampir sepuluh tahun aku tidak pernah makan makanan Korea. Ini sangat lezat.”

Sooyoung menatap Kyuhyun dengan pandangan tidak percaya. Bagaimana mungkin dia tidak pernah makan makanan seperti ini. Menu ini hanya bulgogi, japchae dan sup ikan pedas. Bahkan kau bisa dapatkan direstoran kecil pinggir jalan. Lalu, apa saja yang dia makan selama ini?

“Memangnya apa yang kau makan selama ini?” Tanya Sooyoung penasaran. Nafsu makannya hilang entah kemana karena melihat Kyuhyun yang sangat rakus.

“Aku selalu makan western food. Dan aku tidak suka makan sayur. Aku tidak pernah makan makanan seperti ini karena aku juga tidak punya waktu untuk membelinya. Karena aku selalu makan di hotel atau restoran.”

“Tidak masuk akal!”

“Memang. Tapi itulah kenyataannya.” ucap Kyuhyun sambil melahap bulgogi yang terasa sangat lezat itu. Sooyoung menatapnya dengan pandangan yang susah diartikan. Namja dihadapannya ini memang luar biasa kaya. Bahkan makanpun selalu di tempat mewah. Mungkin karena dia tinggal di Amerika cukup lama, jadi kebiasaan makannya pun juga ikut berubah.

“Aku suka makanan Korea. Dan ku harap kau bisa memasakkannya untukku. Karena aku ingin sekali ada seseorang yang memasakkan makanan kesukaanku.” Ucap Kyuhyun sambil.

“Memangnya apa makanan kesukaanmu?”

“Jajangmyeon”

“Baiklah. Jajangmyeon tidak begitu sulit.”

“Kau mau membuatkannya untukku?” Sooyoung mengangguk mendengar perkataan Kyuhyun yang sangat antusias. Dalam hati Sooyoung tertawa melihat reaksi Kyuhyun yang sedikit berlebihan ini.

“Aku akan membuatkannya untukmu. Tapi tidak secara gratis!”

“Baiklah. Tidak masalah bagiku untuk memberikan imbalan padamu. Aku bisa memberikan apa saja untukmu, sayang!”

“cish! Berhentilah menyombongkan dirimu, Cho Kyuhyun! Aku tidak suka dengan pria yang sombong”

Kyuhyun hanya mengangkat kedua bahunya.

“Cepatlah makan, Choi! Atau aku akan habiskan makanan ini sendiri!”

Sooyoung langsung mengalihkan tatapan matanya kearah makanan. Dan yang dia lihat bisa membuatnya melongo. Semua menu yang dia siapkan tadi sudah hampir habis. Dan itu semua karena ulah Kyuhyun.

“Yak! Kenapa kau menghabiskan semuanya sendirian, huh? Kau benar-benar rakus, Cho Kyuhyun!”

“Siapa suruh kau hanya diam saja sejak tadi? Sudah kubilangkan, aku sangat menyukai makanan ini. Jadi, tidak ada salahnya aku menghabiskan semuanya”

“Dasar namja menyebalkan!” Kini Sooyoung benar-benar kesal. Tapi hatinya merasa senang karena Kyuhyun makan dengan sangat lahap.  Dan kini Sooyong hanya bisa menggigiti sendoknya.

“Namja ini benar-benar aneh. Tapi aku…. mulai menyukainya? Ah.. tidak-tidak! Aku tidak mungkin menyukainya secepat ini!” Batin Sooyoung.

“Hanna eomma, apa yang terjadi padaku?”

TBC

Haii.. Maaf publishnya lama.Karena aku lagi stress mikirin PKWT. Thanks banget buat chingudeul yang udah mau komentar dan bantu share juga. i love u guys!

Oh iya, aku buka sesi Q&A (question and answer) nih karena ada beberapa readers yang nanyain -melalui akun sosmedku- tentang jalan cerita ff ini. jadi kalau ada yang mau ditanyain tentang ff billionaire’s love ini, silahkan tanya dikolom komentar. Seputar ff ini yaa! Misalnya kok disini semua manggil Sooyoung bukan Summer sih seperti yang ada di part 1? atau sebenernya gimana sih hubungan siwon sooyoung hyoyeon yuri dan hyukjae yang sebenarnya. kok mereka akrab banget? ya pokoknya seperti itu laah. BUT Don’t ask me KENAPA UPDATENYA LAMA BANGET? oke! Nanti aku bakalan jawab pertanyaan kalian di part selanjutnya, atau aku bikin satu sesi updetan khusus untuk Q&A ini.

Udah gitu aja. thanks ya! ^^

Advertisements

17 thoughts on “Billionaire’s Love Part 5

  1. Penasaran sama perasaan kyuhyun ke sooyoung?? Sooyoung ke kyuhyun?? Apa mereka beneran nikah??? Trus apa jangan jangan siwon punya perasaan tersembunyi buat sooyoung??? Ia ampun aku penasaran banget.. di tunggu kelanjutan nya.

    Like

  2. Yeee akhirny part 5ny di post keren bgts aku senang kyuyoung mulai mendekatkn diri tapi masih kaya musuh ya aku kira kyuppa bakalan berubah lebih manis ternyata tetap aj haha kyuhyun ya kyuhyun pemaksa,arogan dan sombong tapi ganteng n kaya haha next part di tnggu ku harap bsa di postny cpt

    Like

  3. Akhirnya ada moment Kyuyoung jg yg sweet ya wlaupun seupil. Krain Kyuhyun bkal ttep mksa buat nglksnain pernkhanya dlm seminggu itu, eh trnyta bs dngrin sran Ny. Choi. Kyu dah ktlran rakusnya Soo.

    Like

  4. Alhamdulillah akhirnya dipost juga dan aku cukup puas sama Kyuyoung moment nya karena kemaren2 Kyuyoung moment nya ga ada. Thor, aku boleh kasih saran ga tolong wp nya dirapihin lagi dong kok. Aku agak terganggu soalnya klo author ngepost ff itu ga di link ‘continue reading’ gitu jadi agak gimna gitu kesannya.

    Like

  5. Finally kyuyoung moemnt udah mulai. Smoga next part kyuyoung momentnya makin banyak kkk~ *yang aku mksd iu ga banyak berantemnya* heheh okee next part sangat ditu ggu.fighting thor^^

    Like

  6. akhirnya kyuyoung moment nya ada..alhamdulillah deh kyuyoung udah mau berteman.
    kayak nya sooyoung mulai ada rasa ke kyuhyun deh. cuman.. sooyoung masih belum menyadari sepenuh nya. semoga kyuyoung jd nikah ya….

    Like

  7. Hai, salam kenal, aku reader baru di blog ini. Ceritanya bener-bener keren dan aku suka banget. Sukses thor, semoga ff ini berlanjut sampe akhir ya 🙂

    Like

  8. hai authorr..
    aq bru baca baru tau ad ff ini..
    salam kenal y..
    critannya bikin gregettt..
    semoga sooyoung mau nerima kyuhyun nantiny..
    ditunggu next chap ny y..
    fighting…

    Like

  9. hai aq baru baca krna aq baru tau ad ff ini..
    dan baru comment d part 5..
    salam knal ya..
    crtanya bkin gregettt.
    semoga sooyoung mau nerima kyuhyun nantiny..
    dtunggu next chap ny y.fighting

    Like

  10. hai aq baru baca ma coment.. baru tau ad ff ini..
    slam kenal y..
    critany bkin gregettt..
    smga sooyoung mau nerima kyuhyun nantinyaa..
    dtnggu next chap ny y..
    fighting..

    Like

  11. Salfok deh klo kyuyoung trus2an kya gini…
    tp klo kyu yg gombalin soo meski kata2ny biasa..hn trasa romantis hhheee

    ayooo kyuyoung moment dtunggu

    Like

  12. yang aku bingungin, sebenernya kyuhyun suka atau ngga sih sama sooyoung?
    oke, aku suka part ini, ky momentnya banyakk. ayoo cepet cepet buat ky nikah thorr. hehe.

    Like

DON'T BE SHY, LEAVE A COMMENT!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s